Update Corona di Aceh
Konsumsi Elpiji dan BBM di Aceh Meningkat di Era New Normal
Roby Hervindo mengungkapkan, konsumsi BBM di Provinsi Aceh pada awal penerapan kenormalan baru menunjukkan pergerakan naik.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Gubernur Aceh telah menerbitkan surat Nomor 440/7799 tanggal 29 Mei tentang Penegakan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.
Dalam surat tersebut, Gubernur Aceh menegaskan agar SPBU menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dan tidak melayani konsumen pengguna yang tidak mengikuti protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19.
Untuk itu Pertamina terus menerapkan standar protokol pencegahan COVID-19 di SPBU.
Di antaranya menugaskan operator menggunakan pelindung wajah, mengatur posisi berdiri konsumen ketika mengisi BBM dalam jarak minimal satu meter.
Kontak fisik dengan konsumen juga diminimalisir untuk mengurangi potensi penularan Covid-19.
Salah satunya dengan mendorong pembayaran nontunai, melalui aplikasi MyPertamina dan LinkAja.
Terdapat 37 SPBU di Aceh sudah menyediakan layanan nontunai.
Untuk lebih memperluas penggunaan nontunai, Pertamina memperpanjang program cashback 30% atau maksimal 20 ribu rupiah bagi konsumen Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex hingga 31 Juli.
Program cashback 50% bagi pengemudi ojol dan angkot pun masih berlaku.
Pertamina juga meluncurkan program gratis tukar tabung elpiji 3 kg ke elpiji Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
Plus diskon isi tabung senilai hingga Rp 136.600 per tabung dengan pemesanan melalui call center Pertamina 135 atau aplikasi Whatsapp di nomor 0811 1350 135. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/konsumsi-elpiji-dan-bbm-di-aceh-meningkat-di-era-new-normal.jpg)