Luar Negeri
Umat Islam Prancis dan Inggris Diminta Tunda Ibadah Haji
Presiden Dewan Muslim Perancis (CFCM), Mohamed Moussaoui mengeluarkan pernyataan resmi. Dia meminta umat Islam di Prancis untuk menunda ibadah haji
SERAMBINEWS.COM, PARIS - Presiden Dewan Muslim Prancis (CFCM), Mohamed Moussaoui mengeluarkan pernyataan resmi.
Dia meminta umat Islam di Prancis untuk menunda ibadah haji hingga tahun depan.
CFCM membahas masalah ini pada konferensi virtual pada Rabu (10/6/2020).
Tahun ini, ibadah haji akan berlangsung minggu terakhir Juli dan minggu pertama Agustus 2020.
Mengingat penyebaran pandemi virus Coronam CFCM meminta mereka yang ingin melakukan ibadah haji harus menundanya.
Dilansir AFP, Jumat (12/6/2020), , menyarankan mereka tidak menyetorkan uang ibadah haji ke agen perjalanan.
Lebih lanjut, disebutkan dalam konteks saat ini, mengambil asuransi tidak akan berpengaruh jika terjadi pembatalan.
Mengingat semua hal yang tidak diketahui mengenai pembukaan perbatasan internasional.
CFCM sangat merekomendasikan agar umat Islam di Prancis menunda haji mereka hingga tahun depan.
CFCM meminta penyelenggara perjalanan haji untuk tidak menawarkan perjalanan ke umat Muslim.
• Selain Indonesia, Ini Negara yang Batal Kirim Jamaah Haji 2020 ke Tanah Suci
• Sama Seperti Indonesia, Malaysia Juga Batalkan Haji Tahun Ini
• Arab Saudi Buka Masjid untuk Shalat Jumat, Kecuali Mekkah dan Jeddah
"Untuk menjaga kehidupan orang-orang, banyak dari mereka yang sudah tua dan karena itu lebih rentan terhadap infeksi COVID-19."
Terlepas dari penurunan jumlah infeksi COVID-19 di wilayah tertentu di dunia.
Belum ada otoritas medis yang dapat meyakinkan para jamaah tentang risiko yang mereka hadapi selama perjalanan ke tempat-tempat suci.
Banyak negara Muslim telah mengumumkan penundaan ibdah haji bagi warga negara mereka.
Bahkan, banyak ulama menyambut keputusan ini, yang dibenarkan oleh prinsip dasar kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/musim-haji-2020.jpg)