Rabu, 22 April 2026

Luar Negeri

Heboh, Empat Anak Bermain di Atap Gedung Setinggi 32 Lantai

Saat yang mengejutkan, empat anak bermain di atap gedung tinggi lebih dari 300 kaki di atas tanah tanpa perlindungan apa pun.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Daily Mail
Empat anak bermain di atap gedung tinggi lebih dari 300 kaki di atas tanah tanpa perlindungan apa pun. 

SERAMBINEWS.COM - Empat anak bermain di atap gedung tinggi lebih dari 300 kaki di atas tanah tanpa perlindungan apa pun.

Insiden itu terjadi pada Minggu (7/6/2020) di sebuah kompleks perumahan di Zunyi, Provinsi Guizhou, Cina tenggara.

Kempat anak di Guizhou, terlihat melalui rekaman mengerikan.

Dalam video yang beredar, tampak anak-anak itu bermain tanpa ada sedikitpun rasa pusing.

Mereka tampak bermain santai di atap gedung yang sangat tinggi itu.

Video yang diposting di situs media sosial Cina, memperlihatkan anak-anak, berusia sekitar 10 tahun.

Menurut pemerintah setempat, mereka telah naik ke atap gedung tinggi melalui pintu darurat kebakaran, lapor Daily Mail.

Rudal Hantam Kilang Minyak dan Bandara Arab Saudi oleh Houthi di Yaman Berasal dari Iran

Dua dari anak-anak itu terlihat berusaha meluncur ke tepi atap dengan punggungnya, sementara dua lainnya tergantung pada tongkat penangkal petir untuk menjaga keseimbangan.

Keempat anak itu direkam seorang penghuni gedung lainnya yang merekam aksi bermain santai di atap segitiga gedung perumahan 32 lantai tersebut.

Bangunan itu dikatakan setinggi 32 lantai, para pejabat tidak merinci tinggi bangunan itu, tetapi memperkirakan tingginya hampir 100 meter (328 kaki).

Atas kejadian tersebut, orang tua dari anak-anak itu telah menerima teguran dari polisi setempat.

Setelah video itu viral di media sosial China, seorang wartawan media mp.weixin.qq.com datang ke lokasi kejadian untuk menggali informasi lebih lanjut.

Wartawan itu lantas diajak oleh staf properti ke atas gedung  untuk melihat situasi.

Laka Tunggal Kedua Haice Terbalik di Bireuen, Begini Kronologisnya

“Ini adalah bangunan 32 lantai. Dihitung dengan ketinggian 3 meter per lantai, ketinggian bangunan ini mendekati 100 meter. Sekitar pukul 17:31 pada tanggal 7, empat anak naik lift ke lantai 32, dan kemudian mencapai puncak gedung melalui tangga undakan,” lapor Media Cina, Mp.weixin.qq.com, (10/6/2020).

Saat naik ke atas gedung, wartawan itu ternyata menemukan fakta di lokasi kejadian bahwa pintu darurat yang mengarah ke puncak gedung belum dikunci dan terlalu ringan untuk didorong.

Hal itu yang memungkinkan keempat anak itu mudah menjangkau atap gedung.

Pintu darurat yang mengarah ke puncak gedung tidak terkunci dan terlalu ringan untuk didorong.
Hal itu yang memungkinkan keempat anak itu mudah menjangkau atap gedung.
Pintu darurat yang mengarah ke puncak gedung tidak terkunci dan terlalu ringan untuk didorong. (Mp.weixin.qq.com)

Setibanya di atap gedung, wartawan itu melihat bahwa atap tempat anak-anak bermain adalah desain lereng, yang tingginya sekitar 3 meter dari atas pintu darurat, dan pagar di sekelilingnya juga setinggi 1,5 meter.

Puncak atap tempat anak-anak bermain yang berdesain lereng, tingginya sekitar 3 meter dari atas pintu darurat, dan pagar di sekelilingnya juga setinggi 1,5 meter.
Puncak atap tempat anak-anak bermain yang berdesain lereng, tingginya sekitar 3 meter dari atas pintu darurat, dan pagar di sekelilingnya juga setinggi 1,5 meter. (Daily Mail)

"Tidak ada tempat berlindung di bawah lereng tempat anak-anak bermain. Begitu mereka meluncur ke bawah, mereka akan langsung jatuh ke ketinggian 100 meter. Konsekuensinya tidak terbayangkan." lapor Media Cina, Mp.weixin.qq.com.

Untuk memahami jalannya peristiwa hari itu, reporter mendapatkan video CCTV melalui staff perusahaan properti.

Dilihat dari video CCTV, keempat anak itu bermain di atap gedung selama lebih dari 20 menit dan kemudian naik lift kembali ke lantai pertama pukul 17:53.

Rumah tak Layak Huni hingga Atapnya Bocor, Warga Miskin di Pedalaman Bireuen Terima Bantuan

Setelah kejadian itu, perusahaan properti segera melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat dan kantor polisi setempat.

Banyak pengguna media sosial merasa ngeri dengan tindakan ceroboh anak-anak sementara yang lain marah oleh orang tua mereka yang tidak bertanggung jawab.

Untungnya, keempat anak itu tidak terluka karena satu gerakan yang salah dapat membuat mereka jatuh.

Menurut laporan, pihak polisi telah menemukan orang tua dan sekolah dari keempat anak tersebut.

Sejak saat itu, orang tua menerima teguran dan dipanggil oleh pihak yang berwenang untuk mendidik orangtua dan anak-anak mereka. (Serambinews.com/Firdha Ustin).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved