Sapi Raksasa Mulai Bermunculan di Aceh, Bobot Tembus 1 Ton Lebih
Para peternak lokal mengaku telah menyiapkan ternak terbaik mereka dengan bobot mencapai lebih dari satu ton.
Ringkasan Berita:
- Sejumlah sapi jumbo berbobot di atas 1 ton mulai bermunculan di berbagai daerah Aceh menjelang seleksi program sapi kurban Presiden.
- Peternak di Blang Bintang, Ulee Kareng, dan Lambaro Angan mengaku telah menyiapkan sapi terbaik dengan perawatan khusus.
- Dinas Peternakan Aceh menegaskan target bobot minimal 1 ton, dengan prioritas sapi berasal dari peternak lokal Aceh.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menjelang pelaksanaan program sapi kurban presiden yang menetapkan bobot minimal 1 ton, sejumlah sapi berukuran jumbo mulai bermunculan di berbagai kawasan di Aceh.
Para peternak lokal mengaku telah menyiapkan ternak terbaik mereka dengan bobot mencapai lebih dari satu ton.
Di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar, seorang peternak, Aditya mengklaim dirinya memiliki dua ekor sapi dengan bobot di atas 1 ton. Kedua sapi tersebut dirawat secara khusus dan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi program sapi kurban presiden.
Sementara itu, di Ulee Kareng, peternak yang dikenal dengan nama Din Keramik juga mengaku memiliki empat ekor sapi dengan bobot serupa, yakni melebihi 1 ton.
Menurutnya, perawatan intensif serta pengawasan kesehatan ternak menjadi kunci pertumbuhan sapi hingga mencapai ukuran jumbo.
“Sudah lama kami rawat dengan pola pakan teratur. Harapannya tentu bisa lolos seleksi dan mengharumkan nama Aceh,” kata Din Keramik.
Selain itu, dari kawasan Lambaro Angan juga dilaporkan terdapat sapi berukuran besar dengan bobot di atas 1 ton.
Baca juga: Bupati Aceh Timur Ultimatum Vendor Huntara, Minta Tunjukkan Bukti Pembangunan
Baca juga: Bolak Balik SPBU Isi Pertalite, Bahlil Minta Pengendara Motor Harus Punya Hati: Janganlah Kau Gitu
Informasi dari pihak Dinas Peternakan Aceh, beberapa kabupaten/kota lainnya telah mengonfirmasi ketersediaan stok sapi berbobot 1 ton ke atas.
Keberadaan sapi-sapi jumbo itu sekaligus menunjukkan potensi peternakan lokal yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan program nasional.
Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Safridhal, sesuai dengan arahan dari Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, menyebutkan target bobot sapi untuk program presiden minimal seberat 1 ton.
Pihak Kementerian juga menegaskan sapi yang disiapkan seluruhnya berasal dari peternak lokal, bukan didatangkan dari luar provinsi.
"Jika suatu kabupaten belum memiliki sapi dengan ukuran tersebut, maka pencarian dapat dilakukan ke kabupaten lain yang masih berada dalam wilayah Aceh," imbuh Safridhal.
Jika setelah dilakukan pencarian ternyata tidak lagi tersedia sapi yang berbobot di atas 1 ton, baru pilihannya turun pada sapi-sapi berbobot antara 700-900 kilogram.
Tidak Boleh Lebih Kecil dari Sapi Kurban Pihak Lain
Proses seleksi dilakukan oleh Dinas Peternakan Aceh untuk mencari sapi-sapi terbaik dengan bobot di atas ketentuan minimal.
Sapi bantuan Presiden
Sapi Kurban Presiden untuk Aceh
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo
Kepala Dinas Peternakan Aceh Safridhal
Sapi 1 Ton di Aceh
| Dinas Peternakan Aceh Siapkan Langkah Strategis Kendalikan Harga Ayam dan Telur |
|
|---|
| 24 Sapi Kurban Presiden Disiapkan, Disnak Aceh Target Bobot 1 Ton |
|
|---|
| Dinas Peternakan Aceh Siapkan 24 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Target Bobot Minimal 1 Ton |
|
|---|
| Buka Puasa Bersama, Kadis Peternakan Ajak Dokter Hewan Bersinergi Bangun Peternakan Aceh |
|
|---|
| Tiga Bulan Pascabanjir, Ribuan Rumah Masih Tertimbun Lumpur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Peternakan-Aceh_24.jpg)