Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Kasus Virus Corona Arab Saudi Terus Bertambah, Menjadi 123.308 Orang

Kasus virus Corona Arab Saudi harian terus bertambah 3.000 orang per hari dalam pekan ini. Dalam laporan terbaru, Sabtu (13/6/2020) malam

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/FAYEZ NURELDINE
Para wanita membawa barang belanjaan saat lainnya memesan makanan di sebuah restoran di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi pada 4 Juni 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kasus virus Corona Arab Saudi harian terus bertambah 3.000 orang per hari dalam pekan ini.

Dalam laporan terbaru, Sabtu (13/6/2020) malam, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi menyatakan 3.366 kasus baru ditemukan.

Lebih 30 persen kasus baru dicatat di Riyadh di mana 1.089 kasus baru.

Kemudian, Jeddah mencatat 527 kasus baru.

Mekkah mencatat 310 orang,

Dammam 227 orag dan Madinah 191 orang.

Kemenkes Arab Saudi juga mengumumkan 39 kematian atau lebih banyak dari sebelumnya.

Sehingga, sebanyak 932 orang telah meninggal karena virus Corona Arab Saudi.

Kemenkes Arab Saudi menambahkan 1.519 pasien virus Corona kembali pulih.

Sehingga jumlah total pemulihan menjadi 82.548 orang atau 67 persen dari total korban virus Corona Arab Saudi.

Sedangkan Malaysia melaporkan 43 kasus baru virus Corona pada Sabtu (13/6).

Sehingga, meningkatkan jumlah totalnya menjadi 8.445 orang.

Kementerian Kesehatan Malaysia juga melaporkan satu kematian, menjadikan total korban jiwa dari wabah itu menjadi 120 orang.

Arab Saudi Kembali Berduka, Seorang Perawat Meninggal Terkena Virus Corona

Kasus Virus Corona Arab Saudi Terus Naik Menjadi 116.021 Orang

Jeddah Lockdown 15 Hari, Kasus Virus Corona Arab Saudi Jadi 95.748 Orang

Lain halnya, India telah melaporkan rekor lonjakan infeksi virus Corona setiap hari.

Negara ini melewati tonggak sejarah dengan jumlah kasus virus Corona sebanyak 300.000 orang.

Kementerian Kesehatan melaporkan 11.458 kasus baru pada Sabtu (13/6) dan 386 kematian.

Sehingga jumlah korban jiwa di negeri Bollywood itu mencapai 8.884 orang.

Total kasus India mencapai 308.993 orang atau keempat tertinggi di dunia,
Negara ini juga telah berhasil menyembuhkan 150.000 dari virus Corona.

Kasus beban India melonjak sekitar 100.000 kasus dalam seminggu terakhir ini.

Hal itu bertepatan dengan pembukaan kembali pusat perbelanjaan, rumah ibadah dan restoran.

Di ibukota New Delhi, sebagian besar rumah sakit umum penuh.

Ruang kremasi dan pemakaman berjuang untuk mengurus jasad para korban virus Corona yang meninggal dunia.

Pemerintah Delhi telah memproyeksikan kasus bisa lebih dari setengah juta orang pada akhir Juli 2020.

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih hotel-hotel mewah dan stadion-stadion untuk dikonversi menjadi rumah sakit lapangan.

Sementara, Pemerintah Pakistan telah mengidentifikasi 6.472 kasus baru pada Sabtu (13/6/2020).

Pakistan juga mengkonfirmasi total 132.405 kasus, termasuk 2.551 kematian.

Pakistan menempatkan seluruh populasinya yang berjumlah 220 juta terikunci pada Maret 2020.

Pemerintah sejak itu melonggarkan pembatasan, dengan mengatakan perlunya menyelamatkan ekonomi negara itu.

Tetapi telah menyebabkan lonjakan infeksi.

Perdana Menteri Imran Khan telah menolak permintaan dari para ahli untuk memperkuat penguncian.

Namun, pihak berwenang menggunakan istilah "penguncian pintar" untuk menutup toko dan pasar.

Bahkan, memaksa orang untuk tinggal di rumah di daerah kasus yang dikonfirmasi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Beberapa daerah perumahan juga disegel di ibukota, Islamabad, untuk mencegah penyebaran virus.

Mantan kapten kriket Pakistan yang sangat dicintai, Shahid Afrid, dinyatakan positif COVID-19.

“Saya merasa tidak enak badan, tubuhku sakit parah. Saya sudah diuji dan sayangnya saya positif. Butuh doa untuk pemulihan yang cepat, InsyaAllah, ”twit Afridi, Sabtu (13/6/2020).

Afridi keluar dari kriket internasional pada 2017 dan sejak itu bermain di Twenty20 di seluruh dunia.

Mantan pemain kriket kelas satu Pakistan, Zafar Sarfraz, meninggal terkena virus Corona.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved