Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Empat Negara Eropa Sepakat Beli 300 Juta Dosis Vaksin Virus Corona

Empat negara Uni Eropa telah sepakat untuk membeli vaksin virus Corona baru, Covid-19 sebanyak 300 juta dosis.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/NICOLAS ASFOURI
Seorang peneliti memperhatikan sel ginjal monyet yang akan diuji coba untuk mengobati pasien virus Corona, COVID-19 di Laboratorium Cells Culture Room, Sinovac Biotech, Beijing pada 29 April 2020 

SERAMBNEWS.COM, BERLIN - Empat negara Uni Eropa telah sepakat untuk membeli vaksin virus Corona baru, Covid-19 sebanyak 300 juta dosis.

Kesepakatan itu diambil oleh Jerman, Prancis, Italia, dan Belanda melalui perjanjian kersama dengan kelompok farmasi, AstraZeneca.

Hal itu diumumkan oleh pemerintah Jerman pada Sabtu (13/6/2020).

Keempat negara itu telah menandatangani perjanjian dengan kelompok tersebut, yang dibentuk pada 1999.

Perusahaan obat-obatan itu gabungan perusahaan Astra, Swedia dan Zeneca, Inggris.

Kementerian Kesehatan Jerman mengatakan perusahaan farmasi itu harus menyediakan pasokan vaksin ke semua negara anggota UE setelah ditemukan.

AstraZeneca bermitra dengan Universitas Oxford Inggris, yang telah mempelopori inokulasi.

Perusahaan telah membangun rantai pasokan terpisah di seluruh dunia selama lockdown atau penguncian.

Kesepakatan dicapai pada awal bulan ini untuk menggandakan kapasitas produksi menjadi lebih dari dua miliar dosis.

Arab Saudi Sumbang Aliansi Vaksin Virus Corona Rp 2,1 Triliun

Rusia Temukan Vaksin Virus Corona, Dikirim ke Arab Saudi Sebelum Diproduksi Massal

Thailand Ujicoba Vaksin Virus Corona ke Monyet

"Perjanjian ini akan memastikan ratusan juta orang Eropa memiliki akses ke vaksin Universitas Oxford setelah persetujuan," kata Kepala Eksekutif AstraZeneca, Pascal Soriot dalam sebuah pernyataan.

"Dengan rantai pasokan Eropa yang akan segera mulai berproduksi, kami berharap dapat menyediakan vaksin secara luas dan cepat," tambahnya.

Universitas Oxford memulai uji coba dengan ratusan sukarelawan pada April 2020.

Saat ini sudah memperluas menjadi 10.000 peserta.

Pengembangan vaksin dapat berhasil diselesaikan pada akhir tahun ini, sumber pemerintah Jerman mengatakan kepada AFP.

Dosis yang diumumkan Sabtu (13/6/2020) berpotensi meningkat menjadi 400 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved