Senin, 27 April 2026

Berita Pidie

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air akan Dibangun di Lutueng Pidie, Warga Berikan Sinyal Dukungan

" Kami warga Kecamatan Mane dan Geumpang pada prinsipnya mendukung setiap upaya pembangunan, guna memajukan daerah,"

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Konsultan dari perusahaan melakukan survei lokasi akan dibangun PLTA menggunakan drone di Lutueng, Kecamatan Mane, Pidie. 

" Kami warga Kecamatan Mane dan Geumpang pada prinsipnya mendukung setiap upaya pembangunan, guna memajukan daerah,"

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 16 megawatt (MW) akan dibangun di kawasan Gampong Lutueng, Kecamatan Mane, Pidie.

Saat ini, perusahaan yang menangani proyek tersebut masih tahap proses penyusunan amdal, yang melibatkan Komisi Amdal Aceh.

Bahkan, pada Januari 2020 konsultan dari perusahaan itu telah turun melakukan survei lokasi untuk investasi akan dibangun PLTA.

Survei tersebut menggunakan drone.

" Kami warga Kecamatan Mane dan Geumpang pada prinsipnya mendukung setiap upaya pembangunan, guna memajukan daerah," kata Jubir Forum Masyarakat Geumpang-Mane (FM-Geuma), Jamaluddin, kepada Serambinews.com, Minggu (14/6/2020).

Namun, jelasnya, investasi harus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, sekaligus memastikan tidak memberi dampak negatif bagi lingkungan, perekonomian warga dan adat-istiadat lokal.

Untuk itu, sebut Jamaluddin, sepanjang investasi yang masuk ke Mane dan Geumpang dapat memberikan jaminan terhadap kemaslahatan masyarakat di dua kecamatan itu dan sekitarnya.

Simak Info Ini, Makanan Manis Bisa Bikin Kecanduan, Begini Penjelasan Pakar Diet

Korban Tenggelam di Bendungan Pucok Krueng Lhoknga Ditemukan, Siswa SMU Fajar Harapan Asal Sigli

Jauhi, 5 Kebiasaan Ini Saat Makan Malam Agar Bebas dari Kegemukan

" Kami segenap masyarakat menjamin pelaksanaan kegiatan tersebut akan dapat berjalan," ujarnya.

Dikatakan, proyek PLTA Lutueng, hingga kini masih tahap proses penyusunan Amdal.

Warga menginginkan, proses penyusunan Amdal harus dilakukan secara terbuka.

Warga secara bersama akan mengawalnya, sehingga tujuan kajian dampak lingkungan dapat dikritisi bersama.

" Secara bersama-sama kita melakukan justifikasi, apakah kegiatan ini lebih dominan memberikan kontribusi positif atau dampak negatif bagi lingkungan, perekonomian masyarakat dan sosial budaya," tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie, Safrizal SSTP MEc Dev, kepada Serambinews.com, Minggu (14/6/2020) menyebutkan, rencana memang akan dibangun PLTA di kawasan Lutueng.

Saat ini, memasuki tahap penyusunan Amdal, yang nantinya dinila Tim Komisi Amdal Aceh.

" Pada proses penyusunan Amdal, perusahaan harus melibatkan seluruh warga maupun stekholder.

Warga harus mengetahui dampak lingkungan jangka panjang, baik saat pembangunan maupun ketika PLTA beroperasi," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved