Rabu, 6 Mei 2026

Berita Nasional

Selain Indonesia, Sejumlah Negara Juga Batalkan Keberangkatan Jamaah Haji 2020

Selain Indonesia, banyak negara juga mengambil kebijakan serupa yakni membatalkan atau tidak mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci tahun 2020.

Tayang:
Editor: Ibrahim Aji
saudigazette.com.sa
Kakbah 

Selain Indonesia, banyak negara juga mengambil kebijakan serupa yakni membatalkan atau tidak mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci tahun 2020.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia memutuskan membatalkan atau tidak mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci pada tahun ini, akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan haji, khususnya dalam hal pelayanan dan perlindungan jamaah.

Pasalnya sejauh ini Pemerintah Arab Saudi belum juga membuka akses negaranya bagi warga dari negara lain.

Selain Indonesia, banyak negara juga mengambil kebijakan serupa yakni membatalkan atau tidak mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci tahun 2020.

BREAKINGNEWS: Remaja Mon Ikeuen Tenggelam dan Ditemukan Meninggal di Babah Kuala Lhoknga

Negara-negara itu adalah:

Malaysia

Pemerintah Malaysia juga memutuskan tidak memberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi di tahun ini karena khawatir dengan Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Agama Malaysia, Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri dan sudah disampaikan kepada Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, beberapa waktu lalu.

Zulkifli menyatakan keputusan itu diambil berdasarkan prinsip dalam Islam, yaitu menghindari sesuatu perbuatan atau keadaan yang bisa menyebabkan bahaya.

Kemudian, karena sampai saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan, maka ada kemungkinan virus tersebut terus menular di dunia.

Dua Remaja Tenggelam di Laut, Bupati Singkil Instruksikan Penambahan Bantuan Alat Selam

Brunei Darussalam

Negara berikutnya yang tidak akan mengirimkan jamaah haji yakni Brunei Darussalam. Menteri Agama Brunei Darussalam, Awang Badaruddin Othman mengatakan, tidak akan memberangkatkan sekitar seribu penduduk yang dipilih dan mereka yang membayar secara mandiri untuk berhaji tahun ini.

Badaruddin menyatakan, keputusan itu juga didukung oleh Raja Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, dan Majelis Ulama Brunei Darussalam.

"Mengenai masalah haji, kami melihat pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman di seluruh dunia dan belum akan hilang dalam waktu dekat," kata Badaruddin.

Gadis Ini Posting Cerita Beli Rumah di Usia 23 Tahun dan BMW di Usia 25 Tahun, Juga Aset Lainnya

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved