Breaking News:

Berita Nagan Raya

Imigrasi Awasi 29 Tenaga Kerja Asing di PLTU 3-4 Nagan Raya yang Bermasalah Izin

TKA asal Cina itu bermasalah soal izin tinggal yang telah habis serta pelanggaran lokasi kerja.

Penulis: Rizwan | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com
TKA Cina di PLYITU 3-4 Nagan Raya ketika menjalani pemeriksaan suhu tubuh ketika kunjungan Forkopimda setempat, Maret 2020 lalu. 

TKA asal Cina itu bermasalah soal izin tinggal yang telah habis serta pelanggaran lokasi kerja.

Laporan Rizwan  |  Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Imigrasi Meulaboh kini terus mengawasi secara ketat dan sudah menahan paspor 29 tenaga kerja asing (TKA) Cina yang sedang mengerjakan proyek Pembangkit ListrikTenaga Uap (PLTU) 3-4 di Nagan Raya.

TKA asal Cina itu bermasalah soal izin tinggal yang telah habis serta pelanggaran lokasi kerja.

TKA tersebut ditemukan bermasalah soal izin ketika turun tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh dan Disnakertrans Nagan Raya pada Rabu pekan lalu ke PLTU 3-4.

"Yang 29 TKA itu tetap dalam pengawasan kami," kata Kepala Imigrasi setempat, Azhar kepada Serambinews.com, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, Imigrasi Meulaboh yang membawahi kerja wilayah Nagan Raya terhadap 29 TKA Cina itu sudah sejak dulu ditahan paspor mereka terkait izin tinggal dan pelanggaran lainya di PLTU 3-4 Nagan Raya.

"Cuma masalahnya tidak mungkin ditindak dengan deportasi karena kondisi Covid-19 dan pesawat pun sampai hari ini masih belum ada yang terbang ke Cina," katanya.

Dikatakannya, pihak Imigrasi terus memantau hingga 24 Juni 2020 sesuai hasil turun tim Disnakermobduk Aceh dan Disnakertrans Nagan Raya ke PLTU 3-4.

Saat ini 29 TKA Cina tersebut tidak dibenarkan kemana-mana dan harus tetap berada di lokasi mes kompleks PLTU 3-4 milik swasta.

Ini Sederet Kasus Ikan Sungai Mati Massal Akibat Limbah Pabrik Kelapa Sawit di Subulussalam

Pemuda Juli yang Tenggelam di Krueng Peusangan Belum Ditemukan, Ini Kata Kepala BPBD Bireuen

VIDEO - Puluhan Warga Muara Dua Lhokseumawe Ikut Tes Swab Gratis

Seperti diberitakan, Disnakermobduk Aceh dan Disnakertrans Nagan Raya, Rabu (10/6/2020) lalu turun ke PLTU 3-4 di Suak Puntong, Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Tim gabungan Disnakermobduk Aceh menemukan sebanyak 29 TKA Cina habis masa kerja dan pelanggaran izin kerja sehingga diberikan waktu 24 Juni 2020 untuk melengkapi administrasi keberadaan mereka di Aceh dan Indonesia.

Tim gabungan mengingatkan TKA Cina dalam kurun waktu hingga 24 Juni dilarang melakukan aktivitas kerja dan harus tetap di lokasi mes di PLTU berkapasitas 2x200 MW.

Sebanyak 29 TKA yang bermasalah di PLTU 3-4 di Nagan Raya didatangkan dua rekanannya yakni PT MPG dan PT Tjianjin.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved