Breaking News:

Komunitas Pengajian

Ibu-ibu Pengajian Cahaya Aceh Akhiri Masa ‘Libur’ Corona

“Alhamdulillah secara perlahan kegiatan di Balai Cahaya Aceh dimulai lagi. Ibu-ibu pengajian sudah mengakhiri libur.”

YCA/For Serambinews.com
Ibu-ibu pengajian Cahaya Aceh, Lambada Lhok, Aceh Besar memulai kembali pengajian rutin setelah ‘libur’ corona. 

“Alhamdulillah secara perlahan kegiatan di Balai Cahaya Aceh dimulai lagi. Ibu-ibu pengajian sudah mengakhiri libur.”

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Yayasan Cahaya Aceh (YCA) kembali memulai pengajian rutin ibu-ibu yang berlangsung di Balai Pengajian Cahaya Aceh, Lambada Lhok, Aceh Besar.

“Alhamdulillah, mulai Kamis (18/6/2020), ibu-ibu telah mulai mengaji kembali setelah libur corona,” kata Ketua Pengajian Ibu-ibu Cahaya Aceh, Nurlela.

Menurut Nurlela, sebenarnya ibu-ibu pengajian Cahaya Aceh tak bersedia diliburkan namun untuk kebaikan bersama—apalagi dalam situasi pandemi Covid-19—kebijakan off pengajian tetap dilaksanakan.

Pengajian ibu-ibu di Balai Cahaya Aceh sudah berlangsung hampir dua tahun. Awalnya digagas dua minggu sekali tapi sejak setahun belakangan menjadi tiap hari Kamis, pukul 14.00-16.30 WIB. 

Dewan guru adalah pengasuh pada sejumlah dayah di Aceh Besar. Materi pengajian seputar fiqh wanita yang diselingi dengan berbagai topik lain seperti tahjiz mayit, ilmu keislaman secara umum dan lainnya.

Aceh Barat Masih Kekurangan Alat Rapid Test

Sri Mulyani: Defisit APBN Tembus 1.039,2 Triliun, Akan Jadi Beban Negara 10 Tahun ke Depan

“Tiap Kamis siang semua boleh datang untuk mengaji, termasuk para mahasiswi atau muslimah putri terutama yang tinggal di kawasan Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar,” kata Nurlela dibenarkan Founder Cahaya Aceh, Azwir Nazar.

“Alhamdulillah secara perlahan kegiatan di Balai Cahaya Aceh dimulai lagi. Kelas anak-anak seperti belajar menari, Bahasa Inggris, Bahasa Turki, Bahasa Arab, dan tahfidz mulai minggu ini akan dibuka kembali secara gratis,” sebut Azwir.

Selama Covid-19, lanjut Azwir,  kegiatan di Balai Cahaya Aceh banyak dikurangi bahkan diliburkan.

Hasil Tes Swab 90 Warga Lhokseumawe belum Keluar

Meski sekarang aktivitas sudah berjalan lagi, namun Pengurus Cahaya Aceh tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir.

Azwir juga menginformasikan, Yayasan Cahaya Aceh kini telah memiliki Lembaga Kajian Cahaya Aceh (Lemkaca) yang akan menghimpun anak muda dan para ilmuan untuk saling belajar, berbagi, dan menginspirasi dengan kajian strategis, peningkatan SDM, dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, selama tiga bulan ini, Cahaya Aceh melaksanakan ‘Program Sedekah Pangan’ untuk duafa dan anak yatim di seluruh Aceh hingga satu Kecamatan di Sumatera Utara. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved