Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Postingan Wali Kota Langsa Membantu Warga Aceh Tamiang Bikin Gaduh Media Sosial

Postingan video yang menggambarkan Wali Kota Langsa Usman Abdullah menerima keluh kesah seorang ibu warga Aceh Tamiang di ruang kerjanya membuat...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah ketika menerima kedatangan ibu asal Aceh Tamiang. Video ini menuai kontroversi dan kegaduham di media sosial. Foto tangkapan layar. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Postingan video yang menggambarkan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah menerima keluh kesah seorang ibu warga Aceh Tamiang di ruang kerjanya membuat gaduh para netizen.

Video berdurasi 6,28 menit itu sebenarnya mulai beredar di media sosial pada Rabu (17/6/2020).

Namun baru menuai reaksi setelah beberapa netizen memposting ulang dengan menambahkan narasi yang menyudutkan Pemkab Aceh Taminag, Kamis (18/6/2020) malam.

Dalam narasi yang menyertai video itu dijelaskan wanita tersebut datang bersama anaknya bernama Avatar (6) yang mengalami kekurangan fisik dan mental. Dijelaskan awalnya ajudan ragu mewujudkan permintaan ibu itu untuk bertemu Wali Kota Langsa karena diketahui sebagai penduduk Aceh Tamiang.

Namun kedatangan ibu tersebut rupanya dipantau Abdullah Usman melalui CCTV di ruang kerjanya yang kemudian mempersilahkan ibu tersebut masuk ke ruangan.

Dalam perbincangan itu dijelaskan pula kalau tujuan ibu itu untuk menyampaikan keluh kesah sulitnya menjaga anaknya yang butuh perawatan khusus di masa Pandemi Covid-19. Avatar menurut ibu itu baru saja menjalani operasi, namun gagal. Tidak dijelaskan lebih jauh mengenai operasi yang tidak tuntas itu.

Tidak sedikit netizen yang memuji bahkan mendukung Usman Abdullah menjadi Gubernur Aceh. Salah satu akun bahkan terang-terangan mengarahkan “masyarakat Aceh Tamiang yang butuh bantuan dan pertolongan pejabat/pemimpin, tolong arahkan ke Wali Kota Langsa. Sigap kuliat bantu masyarakat. Buat dan cakapnya sama”.

Sontak tulisan ini mendapat respon beragam dari warganet. Banyak yang menyanjung, namun tidak sedikit pula yang menilai postingan tersebut kurang beretika dan diibaratkan sebagai drakor.

“Kita juga sudah minta tolong disampaikan kepada pak wali kota untuk lebih selektif lagi dalam mempublikasi. Apalagi yang jenis drakor seperti ini,” tulis salah satu netizen.

Kegaduhan semakin memanas ketika salah satu netizen mengungkapkan pengemis yang ada di Aceh Tamiang didominasi warga Langsa.

“Bolehlah buat pencitraan, tapi realitanya hari ini 70 persen pengemis yang tiap hari berkeliaran keluar masuk ke kantor dan warung di Tamiaang adalah orang Langsa. Gak percaya, boleh tanyain langsung kalau ketemu mereka,” beber netizen berinisial II.

Netizen lain bahkan menyoroti penampilan pakaian ibu tersebut yang dinilai memiliki harga mahal.

Menjelang Jumat (19/6/2020) dini hari, kegaduhan di media sosial ini masih terus berlangsung. Pihak Pemko Langsa sendiri di akhir video menekankan postingan ini hanya untuk iktibar bagi semua orang.(*)

Pria Asing Mr Jhonson Low di Balik Berdirinya Sunda Empire, Jaksa Ungkap Perannya dengan Nasri Banks

India Minta Bintang Bollywood Putuskan Kontrak dengan Produk China

Ketua Forbes, Nasir Djamil Akui Banyak Ditanya Soal Haji Independen

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved