Breaking News:

Virus Corona Serang Dunia

Bayi Umur 2 Tahun Positif Covid-19 setelah Bermain Selimut Milik Temannya yang Terinfeksi Corona

Bayi berusia dua tahun itu menunjukkan gejala-gejala termasuk demam ringan sebelum dites positif untuk Covid-19.

AsiaWire / Beijinger
Seorang anak sedang diuji setelah wabah baru di Beijing (Ilustrasi) 

SERAMBINEWS.COM - Seorang anak balita dinyatakan positif Covid-19 setelah bermain selimut seorang gadis yang juga telah terinfeksi virus corona.

Menurut pengamat kontak di Beijing, bocah lelaki yang berusia 2 tahun itu telah bermain di selimut temannya selama 10 menit.

Bocah berusia dua tahun itu diduga terjangkit virus setelah ibunya yang merupakan seorang guru di salah satu sekolah TK, membawanya ke ruangan pada 11 Juni.

Dia menghabiskan 10 menit bermain di atas selimut milik seorang murid perempuan berusia enam tahun, yang kemudian dinyatakan positif sehari sebelumnya.

Komisi Kesehatan Provinsi Hebei mengatakan bocah lelaki itu dites positif pada 15 Juni setelah menunjukkan gejala termasuk demam ringan.

Namanya Tertera di Kertas di Bungkusan Pocong, Yulia Fera Ayu Lestari Mendadak Viral, Ini Sosoknya

Menurut salah seorang pegawai sekolah mengatakan anak perempuan itu merupakan empat anggota keluarganya juga positif Covid-19 setelah dites pada 14 Juni.

Dia, bersama dengan ibunya, terinfeksi oleh ayah dan neneknya, yang keduanya bekerja sebagai pemasok di pasar Xinfadi di Distrik Fengtai Beijing, lapor mirror.co.uk (18/6/2020).

Penularan terhadap bocah dua tahun itu menjadi kasus baru di Beijing, dengan bocah lelaki berusia dua tahun dari Anxin di provinsi utara China, Hebei, di antara 10 kasus baru.

Empat anak berusia dua hingga 10 tahun dan enam orang dewasa telah terinfeksi dan kasus mereka dikaitkan dengan Pasar Grosir Produk Pertanian Beijing Xinfadi.

Bikin Haru! Video Viral Driver Ladyjek Dapat Kejutan Ulang Tahun ‘Ibu Hebat’, Ini Kisah di Baliknya

Viral Video Lumba-Lumba Disebut Bertarung hingga Berdarah di Pantai Bali, Ini Fakta Sebenarnya

Semua kecuali satu dari 10 kasus baru berasal dari Kabupaten Anxin, yang berjarak sekitar 90 mil dari ibukota Cina.

Sementara semua dari 10 kasus lainnya telah dilacak kembali ke pasar Xinfadi atau Pasar Makanan Laut Yuquan Timur yang dipasoknya.

Diketahui, pasar grosir Xinfadi menyediakan 70 persen dari hasil pertanian segar Beijing, dan sekitar 10 kali ukuran pasar grosir makanan laut Huanan Wuhan di mana wabah ini pertama kali berasal.

Pejabat kesehatan di ibu kota telah mencatat 158 ​​kasus Covid-19 baru hanya dalam waktu tujuh hari sejak ayah murid sekolah dasar dinyatakan positif pada 11 Juni dan menjadi pasien baru pertama dalam hampir dua bulan.

Orang tanpa gejala terus ditemukan seiring berjalannya waktu, tetapi otoritas kesehatan Tiongkok tidak menghitung mereka yang tidak memiliki tanda-tanda penyakit sebagai bagian dari total infeksi. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Penulis: Firdha Ustin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved