Selasa, 7 April 2026

Dewan Apresiasi Pemkab Aceh Besar Terkait Penanganan Covid-19  

Anggota DPRK Aceh Besar, Muhibuddin atau yang dikenal “Ucok Sibreh” memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Besar

Editor: bakri
Foto/Dok Pribadi
Anggota DPRK Aceh Besar Muhibuddin 

JANTHO - Anggota DPRK Aceh Besar, Muhibuddin atau yang dikenal “Ucok Sibreh” memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Besar atas pen­anganan wabah Covid-19 di kabupaten tersebut. Sehingga kini mendapat status zona hijau.

Muhibuddin Ucok menyam­paikan, sebagai wakil rakyat, mereka melihat upaya Bupati Mawardi Ali sangat bersung­guh-sungguh melakukan pen­anganan wabah covid-19. Hal itu dibuktikan dengan langkah cepat melarang perjalanan dinas kepada pejabat, ASN, bahkan anggota DPRK.

Langkah lainnya, yaitu dengan langsung memben­tuk gugus tugas penanganan Covid-19. Kata Ucok, sebagai ketua PMI, Mawardi Ali juga langsung memerintahkan tim­nya agar melakukan penyem­protan disinfektan ke tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.

“Kenapa PMI? Karena PMI gak perlu dibayar dan pemerin­tah saat itu tidakk ada anggaran yg terprogram dalam DIPA utk hal serupa, dan masih banyak lagi tindakan emergency yg dilakukan oleh bupati,” ujar Politisi Golkar ini.

Ia juga mendukung penuh pelaksanaan new normal di Aceh Besar. Karena, katanya, masyarakat sudah mungkin lagi untuk terus berada di rumah, sedangkan kebutuhan ekonomi terus mendesak.

“Kita harus bisa hidup ber­dampingan dengan virus itu, tentunya tetap melaksanakan protokol kesehatan yang diin­struksikan, tapi kami melihat tetap harus ada pengawasan yang ketat terhadap pengunjung dari luar, apalagi dari daerah zona merah ug menuju ke aceh,” ujar Muhibuddin.

Terkait status Zona hijau ia mengingatkan bahwa hal itu hanya penetapan pemerintah yang sewaktu-waktu bisa beru­bah, tergantung cara masyarakat memproteksi diri. “Sampai saat ini yang terinfeksi adalah para pendatang, maka jalur masuk aceh besar haris diperkuat dan diperketat, lakukan rapid dan swap bila perlu demi menjaga zona hijau di daerah kita,” tambah Ketua Golkar Aceh Besar ini.

Anggota DPRK ini me­lihat Kerja sama antar OPD di Aceh Besar sampai saat ini sangat sinergi, khususnya Dinas Kesehatan yang terus melakukan gebrakan dalam ke­giatannya, juga edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 ini. Bahkan kerjasama lintas sektor yg berhubungan dengan Covid cukup baik, sep­erti Rumah sakit dan BPBD.

Anggota DPRK ini me­lihat Kerja sama antar OPD di Aceh Besar sampai saat ini sangat sinergi, khususnya Dinas Kesehatan yang terus melakukan gebrakan dalam ke­giatannya, juga edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 ini. Bahkan kerjasama lintas sektor yg berhubungan dengan Covid cukup baik, sep­erti Rumah sakit dan BPBD.

“Jaga jalur Aceh Besar dan setiap pendatang dari luar wajib rapid test serta swap bila perlu. Perhatikan kesiapan para petugas medis dan tempat iso­lasi bila ada kasus. Kebersihan pasar dan tempat keramaian juga harus jadi pantauan, kare­na disitu interaksi masyarakat paling banyak,” ujar Komisi V DPRK Banda Aceh. (Hab/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved