Kamis, 7 Mei 2026

Program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, 10 Student-Athlete Lanjutkan Mimpi ke AS

Sebanyak total 10 pemain terdiri atas lima pemain putra dan lima pemain putri berhak melaju ke Kopi Good Day DBL Camp 2026, program pelatihan basket

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Para peserta saat rangkaian proses seleksi program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 dan resmi berakhir, Senin (9/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 resmi berakhir pada Senin (9/3/2026).
  • Sebanyak 10 pemain pelajar (5 putra dan 5 putri) terpilih untuk melanjutkan ke DBL Camp 2026, ajang pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia.
  • Mereka akan bersaing untuk masuk skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, yang berkesempatan berlatih di Amerika Serikat.
  • Program ini memberi kesempatan lebih luas bagi pelajar dari daerah yang belum memiliki kompetisi DBL, dengan mekanisme voting publik.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rangkaian program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 resmi berakhir, Senin (9/3/2026).

Sebanyak total 10 pemain terdiri atas lima pemain putra dan lima pemain putri berhak melaju ke Kopi Good Day DBL Camp 2026, program pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia.

Di sanalah mereka akan kembali berjuang mewujudkan mimpinya untuk bisa ke Amerika Serikat bersama skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

DBL Play Road to DBL Camp merupakan program tambahan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar, terutama dari kota-kota di luar jangkauan penyelenggaraan DBL, untuk mendapatkan exposure dan pengalaman mengikuti camp.

Voting dalam program DBL Play Road to DBL Camp merupakan mekanisme partisipasi publik yang terintegrasi dengan platform digital DBL Play.

Namun demikian, peserta tetap harus melalui proses verifikasi serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akademik yang berlaku dalam ekosistem DBL.

Para peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sama dengan pemain DBL lainnya.

Di antaranya tidak pernah tidak naik kelas, memenuhi standar usia serta nilai rapor untuk mata pelajaran utama.

Selain itu, bagi peserta yang juga bermain di kompetisi DBL, mereka tidak pernah mendapatkan Disqualifying Foul.

Dengan demikian, konsep student-athlete tetap menjadi prinsip utama dalam program ini, sebagaimana yang selama ini diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.

Baca juga: 260 Student Athlete Berebut Tiket ke Amerika di Kopi Good Day DBL Camp 2026

Saat mendaftar, para peserta juga mencantumkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket.

Sehingga publik dapat melihat latar belakang serta kompetensi masing-masing pemain sebelum memberikan dukungan.

Para pemain yang lolos melalui jalur ini juga memiliki rekam jejak basket yang baik.

Mereka membela daerahnya berlaga di event-event resmi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved