Breaking News:

Pria 6 Anak Bantah Setubuhi Siswi SMA, Sebut Korban yang Jual Diri, Bukti Ada di WhatsApp

Ayah enam anak itu menjelaskan berdasarkan informasi dari temannya, ia mengetahui bahwa N adalah seorang wanita panggilan.

Editor: Faisal Zamzami
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

SERAMBINEWS.COM - Idro (45), seorang petani karet di Kecamatan Lembak Muara Enim, Sumatera Selatan, harus berhadapan dengan hukum karena melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku ditangkap karena telah melakukan tindakan asusila terhadap seorang siswi SMA berinisial N (17).

Idro memang mengakui dirinya telah melakukan hubungan intim dengan korban, tapi ia membantah dirinya melakukan tindak pemaksaan atau pemerkosaan terhadap korban.

Dikutip dari TribunSumsel.com, Jumat (19/6/2020), Idro mengaku ia dikenalkan oleh temannya kepada korban.

Ayah enam anak itu menjelaskan berdasarkan informasi dari temannya, ia mengetahui bahwa N adalah seorang wanita panggilan.

"Awalnya pada Maret 2020 lalu, saya tahu dari temannya kalau dia itu jual, lalu saya minta nomor Whatsapp dan berkomunikasi. Saya tanya dan saya ajak, dia mau asal bayar Rp 500 ribu," ungkap Idro.

Setelah memiliki kontak milik N, Idro lalu mengajak N untuk bertemu langsung.

Akhirnya mereka bertemu di Kota Prabumulih.

Idro mengatakan di sana dirinya berbincang-bincang dengan korban seputar kesepakatan menjalani kencan.

"Kami ketemu dan ngobrol, terus saya tanya nanti kamu hamil dan dia ngomong tidak akan hamil karena sudah suntik KB. Terus kami melakukan hubungan itu, setelah selesai saya bayar Rp 500 ribu sesuai perjanjian," katanya.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved