Selasa, 2 Juni 2026

Bom di Flyover Banda Aceh

BREAKING NEWS - Diduga Bom Ditemukan di Flyover Banda Aceh

Benda diduga bom ditemukan di jalan layang (flyover) Simpang Surabaya Banda Aceh sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6/2020)

Tayang:
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Muhammad Hadi
Sumber Foto: Grup WA Sekber Jurnalis
Benda diduga bom ditemukan di jalan layang (flyover) Banda Aceh sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6/2020). 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Benda diduga bom ditemukan di jalan layang (flyover) Banda Aceh sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (21/6/2020).

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian.

Namun dari foto yang diterima Serambinews.com pada pukul 11.34 WIB memperlihatkan ada aparat kepolisian di lokasi memasang police line.

Lalulintas dari kedua jalur flyover ditutup.

Tim Medis Bireuen Setiap Hari Periksa Kesehatan Tiga Warga yang Dikarantina

Rudal Jepang di Aceh Jaya

Sebelumnya sebuah benda berbentuk rudal ditemukan masyarakat Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (15/6/2020)

Tim Medis Bireuen Setiap Hari Periksa Kesehatan Tiga Warga yang Dikarantina

Benda yang diduga merupakan rudal peninggalan Jepang tersebut, ditemukan warga di kawasan Gunung Malem desa tersebut pada Senin sore.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, rudal tersebut pertama kali ditemukan oleh Tgk Antoni (37), saat dirinya sedang mencari kayu di kawasan tersebut.

LIVE PENEMUAN BOM DI FLYOVER BANDA ACEH

Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya, Letkol Czi Arief Hidayat MHan membenarkan, jika ada seorang warga yang menemukan bom jenis rudal di salah satu kebun warga.

Sehingga setelah menemukan pada saat itu, ia langsung menghubungi anggota Koramil Lageun untuk melihat langsung ke lokasi.

Jokowi Ulang Tahun ke-59 Hari Ini, Tagar #HBD59Jokowi Trending Twitter, Apa Doa Kamu untuk Presiden?

Benda berbentuk rudal ditemukan masyarakat Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (15/6/2020).
Benda berbentuk rudal ditemukan masyarakat Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (15/6/2020). (For Serambinews.com)

“Setelah adanya laporan penemuan tersebut, anggota dan Danramil 03 Lageun, Kapten Inf Samsudin langsung ke lokasi penemuan, untuk melihatnya dan benar menemukan satu jenis bom rudal,” katanya.

Ia menyampaikan, setelah adanya laporan dari Danramil Lageun, dirinya menyampaikan kepada anggota untuk tidak mengambil tindakan apapun.

Jam Berapa Terjadi Gerhana Matahari 21 Juni 2020, Hari Ini? Cek Pakai Cara Ini

Karena itu merupakan bom standar dan kondisinya belum diketahui bagaimana serta tidak tidak ada peralatan pendukung.

Oleh sebab itu, Dandim 0114 Aceh Jaya langsung memerintahkan Danramil Lageun untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Informasi sekarang sudah di-police line dan menunggu anggota Gegana Brimob untuk mengambil bom tersebut,” kata Komandan Kodim 0114 Aceh Jaya. 

Kekuatan rusak radius 500 meter

Bom jenis rudal yang ditemukan warga dikawasan Gunong Malem, Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya berhasil di evakuasi Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Polda Aceh, Selasa (16/6/2020).

Proses evakuasi bom rudal itu sendiri, berlangsung pada pukul 15.00 WIB dan dilakukan oleh personel Jibom dengan menggunakan baju khusus.

Rudal Iran Bisa Hancurkan Target Sejauh 280 Km, Menhan Jenderal Amir Hatami: Musuh-musuh Ketakutan

Data yang diperoleh Serambinews.com dari Danki Brimob Calang Aceh Jaya, AKP Usman, bom rudal tersebut diperkirakan memiliki berat mencapai 40 kilogram dengan radius ledakan mencapai 500 meter.

Personel Jibom dari Polda Aceh saat melakukan evakuasi terhadap satu unit bom rudal yang ditemukan masyarakat Aceh Jaya di kawasan Gunong Malem, Kecamatan Setia Bakti, Selasa (16/6/2020).
Personel Jibom dari Polda Aceh saat melakukan evakuasi terhadap satu unit bom rudal yang ditemukan masyarakat Aceh Jaya di kawasan Gunong Malem, Kecamatan Setia Bakti, Selasa (16/6/2020). (For. Serambinews.com)

“Bom itu jika meledak bisa menghancurkan lokasi dengan radius 500 meter, kalau bisa dibilang itu sejauh mata memandang, serta beratnya mencapai 40 kilogram, ” jelasnya.

 Menurutnya, bom yang diduga merupakan peninggalan perang Indonesia melawan Jepang itu sendiri juga merupakan bom yang masih aktif, dikarenakan bom tersebut merupakan produk pabrikan.

“Itu bom pabrikan bukan bom rakitan, jadi kalau bom pabrikan punya tetap masih aktif,” tandasnya. (*)

Marah Dengan China, Pendemo India yang Bingung Malah Bakar Patung Kim Jong Un

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved