Update Corona di Bireuen
Tim Medis Bireuen Setiap Hari Periksa Kesehatan Tiga Warga yang Dikarantina
rapid test sudah dilakukan sekali terhadap tiga warga Bireuen yang sejak beberapa hari lalu ikut karantina di Gedung Diklat Cot Batee Geulungku
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM - Tim medis pencegahan covid-19 Bireuen setiap hari memeriksa kesehatan suhu tubuh.
Sedangkan rapid test sudah dilakukan sekali terhadap tiga warga Bireuen yang sejak beberapa hari lalu ikut karantina di Gedung Diklat Cot Batee Geulungku, Pandrah, Bireuen.
Pemeriksaan rutin suhu tubuh untuk memastikan kondisi kesehatan mereka selama karantina yang kemudian mereka melakukan olahraga rutin.
• 60.000 Lebah Bersarang di Wajahnya, Pecahkan Guinness World Record, Ternyata Ini Pesan Ayahnya
Hal tersebut disampaikan Husaini SH MM, selaku Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Bireuen kepada Serambinews.com, Minggu (21/06/2020) menyangkut kondisi kesehatan mereka di Gedung Diklat Cot Batee Geulungku.
Mereka yang sedang karantina di gedung tersebut, satu orang pulang dari Medan, satu orang pulang dari Malaysia ke Bireuen.
Seorang warga Lhokseumawe teman dari warga Bireuen yang pulang dari Malaysia setiba di Bireuen langsung mengikuti karantina sebagaimana mestinya.
Husaini yang didampingi Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani menambahkan, meski sebagai zona hijau, pencegahan masih terus dilakukan Pemda melalui gugus tugas penanganan Covid-19.
Bagi warga masyarakat pulang dari luar daerah bahkan antarkabupaten di Aceh, tetap dianjurkan
menjalani karantina mandiri.
• 20 Prajurit India Tewas Bentrok dengan China, Keluarga: Kami Bangga Anak Kami Berkorban demi Negara
“Ada tiga warga Bireuen sedang menjalani karantina di Gedung Diklat sudah pemeriksaan rapid test hasilnya
negatif, setiap pagi di cek suhu tubuh dan olahraga di lokasi," ujarnya keduanya.
Terkait apabila ada warga Bireuen yang pergi ke kabupaten/kota di Aceh yang merupakan daerah Pandemi Covid-19, apakah sekembalinya juga harus jalani karantina atau tidak?
Kadiskes mengatakan, jika ada warga Bireuen pergi ke daerah terpapar Covid-19 atau daerah transmisi lokal,
sebaiknya saat kembali tetap menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan.
“Karantina sebagai upaya pencegahan, bagi warga masyarakat agar dapat mewaspadai atau menghindari berpergian ke wilayah yang terpapar. Begitu juga ke luar Aceh masih menjadi zona merah,” pesan dr Irwan.
Dikatakan juga dalam upaya mencegah Covid-19, bagi masyarakat di Bireuen, juga diharapkan mengikuti protokol Covid-19 dianjurkan pemerintah, jaga kesehatan, kebersihan, konsumsi makanan begizi dan minum vitamin. (*)
• Gadis Ini Menderita Penyakit Langka, Darah Keluar dari Matanya Setiap Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/husaini-sh-mm-juru-bicara-penganganan-covid-19-bireuen.jpg)