Rumah Terbakar di Singkil
Kebakaran di Singkil Sedot Perhatian Warga di Lokasi, Jalan Sempat Macet
Beruntung warga dengan kesadaran sendiri segera menghindar ketika mobil pemadam kebakaran, hilir mudik.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga dari berbagai pelosok memadati lokasi kebakaran rumah milik Asri Cibro di Desa Pulo Sarok, Singkil, Aceh Singkil, Minggu (21/6/2020).
Kondisi itu menyebabkan kemacetan sebab lokasi kebakaran tepat berada di pinggir jalan utama Kota Singkil.
Beruntung warga dengan kesadaran sendiri segera menghindar ketika mobil pemadam kebakaran, hilir mudik.
Bahkan warga secara suka rela turut membantu proses pemadaman kebakaran dengan berbagai cara.
"Awas jangan menghalangi," teriak warga saling mengingatkan.
Sementara itu, teriakan histeris terdengar dari sudut-sudut dekat rumah korban kebakaran.
Suara histeris itu berasal dari kaum perempuan yang khawatir api tak segera berhasil dijinakan.
"Ya Allah tolong kami," kata seorang perempuan suaranya menimpa teriAkan kaum laki-laki yang sedang berjibaku memadamkan api.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun harta benda korban ikut rata dengan tanah dilahap api.
Selain rumah milik Asri Cibro, rumah Hj Muliana yang berdampingan rusak akibat ekses kebakaran.
• Kakek Cabul Akui Perbuatannya Saat Diperiksa di Polres Bireuen, Beri Uang Usai Cabuli Bocah
• Ayah, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan, Didudga Ini Penyebabnya
• VIDEO - Presiden Joko Widodo Berulang Tahun ke-59 Hari Ini
Saat kejadian Asri Cibro, tidak ada di rumah. Di dalam rumah hanya ada anaknya bernama Yuli.
Yuli berhasil meloloskan diri, sehingga tidak terjebak amukan si jago merah.
"Tidak ada korban dalam musibah ini," kata Camat Singkil, Sopyan di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan sementara, kata Camat, penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek. "Kebakaran rumah saudara Asri Cibro diduga penyebab kebakaran arus pendek," ujar Sopyan.
Api berhasil dipadamkan warga dan petugas mobil pemadam kebakaran. Setelah itu warga bergotong royong membereskan puing-puing sisa kebakaran.
Kebakaran berlangsung cepat, kendati hujan menguyur. Kondisi itu disebabkan rumah berkonstruksi kayu yang telah lapuk dimakan usia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kebakaran-8488.jpg)