Breaking News:

Luar Negeri

Arab Saudi Berhasil Pulihkan 112.797 Pasien Virus Corona dari Total Korban 167.919 Orang

Kerajaan Arab Saudi telah berhasil menyembuhkan pasien virus Corona sebanyak 112797 orang. Sebaliknya, pasien virus Corona Arab Saudi yang meninggal

AFP/AMER HILABI
Sejumlah remaja bermain-main dengan sepeda di kawasan pelabuhan Jeddah, Arab Saudi, Minggu (21/6/2020). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi telah berhasil menyembuhkan pasien virus Corona sebanyak 112797 orang.

Sebaliknya, pasien virus Corona Arab Saudi yang meninggal juga tidak tinggi, sebanyak 1.387 orang.

Hal itu seusai 41 pasien meninggal dunia pada Rabu (24/602020) malam, seperti diumumkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi.

Dilansir ArabNews, Rabu (24/6/2020) malam, Kemenkes Arab Saudi kembali menemukan 3.123 kasus baru virus Corona.

Tetapi, jumlah pasien virus Corona yang pulih lebih rendah, yakni sebanyak 2.912 orang.

Sehingga, jumlah pasien virus Corona yang masih dirawat terus bertambah menjadi 55.122 orang.

Kemenkes Arab Saudi melaporkan sebanyak lima orang dari satu keluarga telah tertular virus baru-baru ini karena berjabatan tangan di pemakaman.

Disebutkan kasus itu sebagai bagian dari peringatan orang-orang di Kerajaan untuk terus menghormati aturan jarak sosial.

Arab Saudi telah meredakan pembatasan minggu ini karena berusaha kembali ke kehidupan normal di tengah pandemi yang belum juga berakhir.

Jazirah Arab Sambut Baik Keputusan Haji Oleh Arab Saudi

Kasus Virus Corona Arab Saudi 164.796 Orang, Dunia 9 Juta Lebih

Kasus Virus Corona Arab Saudi Terus Meroket, Kematian Capai 1.267 Orang

Pejalan kaki memakai masker untuk mencegah terpapar virus Corona saat berbelanja di sebuah pasar di Teheran, Iran pada Selasa (22/6/2020).
Pejalan kaki memakai masker untuk mencegah terpapar virus Corona saat berbelanja di sebuah pasar di Teheran, Iran pada Selasa (22/6/2020). (AFP/ATTA KENARE)

Sedangkan jumlah kematian akibat virus Corona di Iran hampir mendekati 10.000 orang, seusai bertambah 133 orang pada Rabu (24/6/2020).

Kementerian Kesehatan Iran, mengatakan ditemukan 2.531 kasus baru virus Corona.

Sehingga, katanya, jumlah kasus menjadi 212.501 orang bersama dengan 9.996 kematian secara keseluruhan.

Jumlah kematian harian secara teratur mencapai 100 orang dalam seminggu terakhir untuk pertama kalinya dalam dua bulan.

Pejabat senior memperingatkan pembatasan akan diberlakukan kembali jika protokol kesehatan seperti jarak sosial untuk membendung lonjakan infeksi tidak diikuti.

Kantor berita resmi IRNA, mengatakan shalat Jumat di masjid tidak akan dilanjutkan di Teheran minggu ini.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved