Berita Banda Aceh
Begini Penampakan Rekaman CCTV Kasus Teror di Rumah Kadishub Banda Aceh
“Api yang menyala tidak menyulut kebakaran pada benda-benda sekitarnya, termasuk mobil yang relatif dekat dengan titik benda itu ditempatkan."
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
“Api yang menyala tidak menyulut kebakaran pada benda-benda sekitarnya, termasuk mobil yang relatif dekat dengan titik benda itu ditempatkan."
Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Benda yang sebelumnya sempat diduga bom molotov yang ditempatkan di pintu gerbang rumah Kadishub Banda Aceh, Muzakkir Tulot di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (23/6/2020) ternyata sempat memunculkan api dan menyala lebih 10 menit.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto kepada Serambinews.com sebelumnya mengatakan, benda yang ditemukan di rumah Kadishub Banda Aceh tersebut bukan bom molotov. Namun sebuah botol/kaleng yang berisi gas, sehingga meledak.
“Jadi itu teror terhadap yang bersangkutan, masalah perorangan, karena ini kan Kadis (Kepala Dinas). Motifnya mengarah ke masalah pribadi, tapi sekarang kami melakukan pendalaman,” ujar Kombes Trisno.
• Kasus Pembakaran Bendera Partai PDIP, Megawati Perintahkan Kader Rapatkan Barisan
• Polisi Periksa Pelapor Kasus Sapi Kurus, YARA Berharap Bisa Sampai ke Meja Hijau
Pada Jumat (26/6/2020), pukul 09.53 WIB, Muzakkir Tulot mem-posting (meneruskan) rekaman CCTV benda yang ditempatkan di pintu gerbang rumahnya pada 23 Juni 2020 pukul 03.03 WIB dinihari.
“Kejadian teror di rumah kadishub kota, Muzakkir Tuloet, pada tanggal 23 Juni 2020, pukul 03.03 WIB (rekaman CCTV),” begitu tulisan yang menyertai rekaman CCTV berdurasi 10 menit 32 detik tersebut.
Dalam rekaman CCTV yang diteruskan oleh Muzakkir Tulot tidak terlihat secara jelas pelaku yang menempatkan benda (bahan peledak).
Namun ketika durasi rekaman memasuki 1 menit 15 detik, muncul api yang terus menyala hingga akhir rekaman pada menit 10 lewat 32 detik.
Api yang menyala tidak menyulut kebakaran pada benda-benda sekitarnya, termasuk mobil di garasi, yang lokasinya relatif dekat dengan titik benda itu ditempatkan yaitu di samping tiang beton pintu gerbang.
• DPRK dan TAPK Banda Aceh Tindaklanjuti Rekomendasi BPK RI
• VIRAL VIDEO Adu Jotos Tentara India vs China, Berdebat dengan Nada Tinggi
Namun, Muzakkir Tuloet ketika live FB dengan Serambinews.com pascakejadian itu menyebutkan kebakaran menimbulkan bekas hitam di tiang beton pintu gerbang bahkan terlihat tanda-tanda jelaga di bagian atap teras (garasi).
“Saya memegang pintu pagar, kok tangan saya hitam. Lalu saya lihat ada benda aneh seperti kaleng cat, saya tendang (menggeser-geser dengan kaki),” kata Muzakkir dalam wawancara pascakejadian.
Dari bekas hitam yang lengket di pintu pagar, diduga benda itu sempat meledak meski tidak memunculkan daya rusak.
Benda yang sebelumnya dilaporkan mirip bom molotov itu ditemukan di pintu gerbang rumah Muzakkir Tulot, ketika Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh itu kembali dari shalat subuh. Beberapa saat kemudian petugas kepolisian tiba di TKP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teror-kadishub.jpg)