Berita Luar Negeri
Kisah Wanita Rusia Dikurung Ibunya Selama 26 Tahun, Belum Mandi sejak Tahun 2006, Begini Rambutnya
Nadezhda dipaksa harus tetap berada dalam kurungan di rumah oleh ibunya, Tatyana yang merupakan seorang pensiunan dan lanjut usia.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Seorang wanita asal Rusia harus mengalami kenyataan pahit dalam hidupnya.
Ia dikurung selama 26 tahun di dalam rumah oleh ibunya dan hidup dengan hanya memakan makanan kucing.
Tak sendiri, ia tinggal di dalam rumah tanpa listrik dan air yang mengalir bersama dengan sang ibu, juga sejumlah kucing dan tikus.
Dilansir dari The Sun, Minggu (28/6/2020), wanita malang ini diketahui bernama Nadezhda Bushueva yang tinggal di Arefinsky, Rusia Barat.
• Viral Pengakuan Seorang Ayah Setubuhi Anak Tiri Kelas 6 SD Hingga Hamil 7 Bulan
Nadezhda dipaksa harus tetap berada dalam kurungan di rumah oleh ibunya, Tatyana yang merupakan seorang pensiunan dan lanjut usia.
Baru-baru ini, di usia Nadezhda yang ke-42 tahun, kabar bahwa dirinya terisolasi terungkap lantaran sang ibu harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Ibu Nadezhda mengurung sang putri dengan alasan ingin melindunginya dari bahaya dunia luar.
Menurut ketua dewan setempat, Vasily Tovarnov, Nadezhda dikurung dan tidak diizinkan oleh ibunya untuk bekerja atau melanjutkan studinya, sejak ia selesai menempuh pendidikan di usia 16 tahun.
Nadezhda mengakui bahwa dia sudah terbiasa dengan aturan ibunya itu.
• UPDATE Covid-19 di Indonesia 28 Juni 2020: Total 54.010 Kasus, 22.936 Pasien Sembuh, 2.754 Meninggal
• Kemenag Ajukan Anggaran Pengadaan VPN: Bukan untuk Mengakses Situs Porno
Atas keinginannya pula ia tidak mencoba untuk melarikan diri dari rumah yang ditinggali bersama dengan ibunya yang telah lanjut usia.
Kehidupan kedua wanita ini kemudian semakin tertutup setelah Tatyana pensiun dan menolak bantuan dari layanan sosial dan pejabat lainnya.
Hingga saat Tatyana jatuh sakit, Nadezhda keluar dari rumahnya dan datang ke kantor ketua dewan, Tovarnov.

Disinilah hal mengejutkannya terungkap ketika wanita usia 42 tahun ini mengatakan bahwa ia dan ibunya tidur dalam ranjang yang sama di rumah gubuk mereka yang dipenuhi oleh kucing dan tikus.
Ditambah lagi, kucing-kucing yang mati dirumahnya itu sama sekali tidak dipindahkan.
Bangkai-bangkainya dibiarkan membusuk di dalam rumah yang mereka huni.
• Viral Seorang Polisi Turun dan Menggali Kubur Untuk Warga yang Telah Meninggal Dunia, Ini Sosoknya
• 29 TKA Cina di PLTU 3-4 Nagan Raya Bermasalah Izin, Disnakermobduk Aceh Tegaskan Ini
"Hidupku lebih buruk daripada hidup kucing. Kucing memiliki lebih banyak hak. Saya bahkan tidak ada lagi. Akulah yang mati hidup," ujar Nadezhda , seperti dikutip dari The Sun.
Media setempat melaporkan bahwa Nadezhda mengaku belum pernah mandi sejak tahun 2006.
Sebuah foto dirinya yang diambil memperlihatkan bagaimana kondisi rambutnya yang kumal, membentuk gumpalan kusut besar di bagian belakang kepalanya.

“Nadezhda datang sendiri ke kantor saya. Kami ingin memberinya makan, kami menyiapkan sandwich-nya, tetapi dia tidak makan apa pun. Tapi dia tidak gila," Kata ketua dewan, Tovarnov.
Mengenai kondisi ibu, tidak jelas mengapa wanita tua itu dirawat di rumah sakit, meskipun beberapa berspekulasi itu mungkin stroke.
Sementara Nadezhda dikabarkan sedang mencari tempat bekerja dan sempat mengatakan bahwa ia membutuhkan paspor.
• Pria Berusia 114 Tahun Sembuh dari Covid-19, Berdoa Sambil Menangis Meminta Kesembuhan
• Tanda-tanda WhatsApp Disadap Orang, Kuota Boros Hingga Baterai Cepat Habis
Akan tetapi, menurut laporan media setempat, wanita itu bahkan tidak yakin bagaimana dunia luar bekerja atau untuk sekedar melakukan perjalanan ke rumah sakit bersama ibunya ketika dirawat. (Serambinews.com/Yeni Hardika)