Warisan Budaya
BPNB Gelar Workshop Virtual Inventarisasi Warisan Budaya tak Benda Etnis Gayo
Workshop ini melibatkan 15 peserta aktif terdiri dari akademisi, budayawan, birokrat dan sastrawan Gayo, Selasa (30/6/2020) pkl 14.00 WIB.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Fikar W Eda I Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Wilayah Aceh- Sumut, menyelenggarakan workshop virtual dalam rangka inventarisasi warisan budaya tak benda (WBTB) Etnis Gayo.
Workshop ini melibatkan 15 peserta aktif terdiri dari akademisi, budayawan, birokrat dan sastrawan Gayo, Selasa (30/6/2020) pkl 14.00 WIB.
Kepala BPNB Irini Dewi Wanti, menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya pendukungan program nasional Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Sebelum penetapan, setiap karya budaya akan melalui proses pencatatan dan pengusulan dengan mengisi form pencatatan serta melengkapi data sesuai aturan yang telah ditentukan,” ujarnya.
• Viral, Seorang Netizen Bagikan Cara Memfungsikan Hp Jadi Mouse/Trackpad Laptop dan Pc, Intip Caranya
• Tak Mau Kalah, Cina Datangkan Pelatih Bela Diri ke Perbatasan Usai Bentrok dengan India
• Wanita Lansia 64 Tahun Melahirkan Anak Pertama, Setelah Lewati Percobaan Selama 47 Tahun
Namun karena pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan Inventarisasi WBTB Indonesia di Aceh dan Sumatera Utara mengalami kendala, petugas/peneliti/pamong budaya tidak dapat menjalankan tugasnya turun ke lokasi pencatatan.
“Oleh sebab itu, kami berinisiatif untuk menyelenggarakan Workshop Virtual Inventarisasi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting,” tambah Irini mengenai kegiatan workshop virtual tersebut.
Para peserta Zoom Meeting Inventarisasi Warisan Budaya Tak Benda Etnis Gayo, terdiri dari Iskandar, S.Pd (Staf Ahli Bupati Aceh Tengah), Masmirawati (Plt. Kabid. Kebudayaan Disdikbud Aceh Tengah), Salman Yoga (Sastrawan/ The Gayo Institute), Ana Kobat Seniman, Dr. Joni, M.Pd.B.I. (Akademisi/Majelis Adat Gayo, Rahmawati, SKM (Ketua Puan Persada/ Majelis Adat Gayo), Khalisuddin (Camat Syiah Utama Bener Meriah), Sukry Thomas, S.E. (Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Bener Meriah), M. Arifin, S.E. (Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Gayo Lues), Alimuddin (Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Gayo Lues), Iswandi (Sanggar Musik Zola), Fikar W Eda (Sastrawan), Yusradi Usman Al-Gayoni (Musara Gayo), Tgk. Jemarin (Tokoh Budaya Gayo Lues), dan Odi Setiawan (Pegiat Budaya).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/festival-permainan-tradisional-anak_20181023_020551.jpg)