Durian Kutacane
Durian Kutacane Banjiri Gayo Lues, Ini Variasi Harganya
Bahkan pedagang menjualnya dengan membuka lapak di pinggir jalan raya. Sebagian besar pedagang musiman itu berjualan keliling hingga ke pelosok desa d
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rasidan I Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kabupaten Gayo Lues (Galus) mulai dibanjiri durian dan buah manggis serta duku asal Kutacane.
Berdasarkan amatan Serambinews.com, Senin (29/6/2020), buah durian asal Kutacane tersebut dijual di pasar dari Rp 10.000 per buah hingga mencapai Rp 40.000 per buah tergantung ukuran.
Bahkan pedagang menjualnya dengan membuka lapak di pinggir jalan raya. Sebagian besar pedagang musiman itu berjualan keliling hingga ke pelosok desa dengan sepeda motor.
"Harga buah durian dan langsat serta manggis yang didatangkan pedagang musiman asal Kutacane harganya masih relatif mahal dibandingkan dengan musim panen buah durian sebelumnya yang sangat terjangkau," kata Sulaiman dibenarkan sejumlah pembeli di pasar Blangkejeren kepada Serambinews.com, Senin (39/6/2020).
• Awal Juli Tiba di Jakarta, Persiapan Timnas Indonesia Tunggu Kedatangan Pelatih Shin Tae-yong
• Usai Jalani Isolasi Mandiri, Bupati Sarkawi Bantu Korban Musibah Tanah Longsor di Pintu Rime Gayo
• Anita, Model Perias Pengantin Asal Bireuen yang Kreatif
Secara terpisah diakui sejumlah pedagang buah musiman asal Kutacane di Blangkejeren dan pasar Kutapanjang musim durian belum memasuki musim panen raya di Agara sehingga harga beli dari petani atau pemilik kebun itu juga masih relatif mahal dan membutuhkan modal besar.
"Harga buah durian yang dijual untuk ukuran paling kecil berkisar Rp 10.000/buah, sedangkan buah manggis Rp 15.000-Rp 20.000/ikat, begitu juga dengan harga duku Rp 15.000/kg,"sebutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/durian_20171010_230438.jpg)