Breaking News:

Berita Pidie

Ratusan Warga Deah Batee, Pidie Datangi Kantor Camat, Ini Tuntutannya

Ia menyebutkan, ketua tuha peut tidak bersedia menandatangani RAPBK, sebelum keuchik dan perangkat gampong diturunkan dari jabatan.

SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Warga Gampong Deah, Kecamatan Batee, Pidie, mendatangi Kantor Camat setempat, Senin (29/6/2020). SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

Ia menyebutkan, ketua tuha peut tidak bersedia menandatangani RAPBK, sebelum keuchik dan perangkat gampong diturunkan dari jabatan.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Ratusan warga Gampong Deah, Kecamatan Batee, Pidie, Senin (29/6/2020), mendatangi Kantor Camat Batee.

Kedatangan warga didominasi kaum emak-emak, untuk menuntut supaya APBG 2020 dicairkan.

Sebab, sejak tahun 2019 APBG tidak bisa dimamfaatkan warga Gampong Deah.

" Mulai 2019, warga Gampong Deah tidak bisa memanfaatkan APBG akibat ketua tuha peut tidak mau mendatangani RAPBG," kata Amir (54) warga Gampong Deah kepada Serambinews.com, Senin (29/6/2020).

Ia menyebutkan, ketua tuha peut tidak bersedia menandatangani RAPBK, sebelum keuchik dan perangkat gampong diturunkan dari jabatan.

Warga menginginkan hubungan ketua tuha peut gampong dengan keuchik supaya harmonis.

PDI Perjuangan Aceh Selatan Serahkan Bantuan APD dan Masker

Cuaca di Lhokseumawe Cerah dalam Tiga Hari ke Depan, Ini Prediksi Cuaca di Lima Wilayah Lainnya

Harga Emas di Aceh Selatan Rp 2,7 juta/Mayam

" Jika memang keduanya ada masalah diselesaikan secara hukum. Jangan mengorbankan masyarakat dengan menahan pencairan APBG. Keuchik dan tuha peut merupakan orang tua kami," jelas Amir didampingi sejumlah warga.

Menurutnya, warga datang ke Kantor Camat, agar dilakukan mediasi terhadap pencairan APBG yang telah tertahan sejak 2019.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved