Dana Pelunasan BPIH

CJH Lhokseumawe yang Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan BPIH Masih Minim

Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Lhokseumawe, Tgk Ruslan SAg MPd, mengatakan, dasarnya yang bertanya-tanya tentang cara pengajuan kembali

hand over dokumen pribadi
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lhokseumawe Tgk Ruslan 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Lhokseumawe yang mengajukan permohonan pengembalian dana pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) masih sangat minim.

Sesuai dengan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, sampai dengan Selasa (30/6/2020)siang, dari 252 CJH yang gagal berangkat tahun ini, hanya baru dua orang yang mengajukan pengembalian dana BPIH.

Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Lhokseumawe, Tgk Ruslan SAg MPd, mengatakan, dasarnya yang bertanya-tanya tentang cara pengajuan kembali dana pelunasan BPIH ada beberapa CJH.

"Namun saja sampai hari ini yang resmi telah mengajukan permohonan hanya dua orang CJH saja. Jadi masih sangat minim," katanya.

Bagi yang sudah mengajukan permohonan, lanjut Tgk Ruslan, maka data mereka langsung diInput ke sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu untuk proses pencairan uang kembali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 252 CJH di Kota Lhokseumawe sudah dipastikan gagal berangkat pada tahun ini. Walaupun mereka semuanya sudah melakukan pelunasan BPIH.

Kepastian ini diperoleh menyusul Kemenang Kota Lhokseuamwe, pada Selasa (2/6/2020) pagi, menerima surat resmi dari Kementerian Agama RI terkait penundaan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Jadi, dengan tertundanya perjalanan ibadah haji tahun ini, bagi CJH boleh mengambil kembali dana pelunasan BPIH sebesar Rp 6.020.000.

India Hapus TikTok dan Blokir 58 Aplikasi Lain Buatan China di PlayStore, Khawatir Terancam Keamanan

Petani Abdya Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Gabah Berkisar Rp 5.100-Rp 5.200 Per Kg GKP

Bank Aceh Syariah Akan Bangun Kantor di Balai Kota

Caranya, dengan mengajukan permohonan tertulis ke Kemenag Lhokseumawe. Serta ikut dilampirkan bukti pelunasan BPIH, fotokopi nomor rekening bank, fotokopi KTP yang bersangkutan, serta mencantumkan nomor handphone yang bisa dihubungi. Setelah CJH mengajukan permohonan, maka Kemenag Lhokseumawe akan melakukan verifikasi.

Bila berkas dan data valid, selanjutnya berkas permohonan tersebut akan dikirim ke Kementerian Agama RI. Sedangkan batas waktu pengajuan permohonan pengembalian dan pelunasan BPIH sampai dengan akhir Juli 2020 ini.

Disamping itu, para CJH bisa mengambil kembali paspor beserta buku manasik.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved