Berita Lhokseumawe
Aksi Kemanusian MDMC, Ketika Merapikan Rambut Pria Rohingya di Lhokseumawe
Di tempat pengungsian ini mereka di bawah tanggung jawab pemerintah kota Lhokseumawe dan dilayani oleh berbagai NGO lokal dan internasional.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nur Nihayati
Di tempat pengungsian ini mereka di bawah tanggung jawab pemerintah kota Lhokseumawe dan dilayani oleh berbagai NGO lokal dan internasional.
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Satu pekan sudah sebanyak 99 Imigran Etnis Rohingya di Aceh.
Sebelumnya mereka terdampar di perairan Lancok Aceh Utara pada Bulan Juni 2020.
Dan kini mereka berstatus pengungsi di tempatkan di bekas kantor Imigrasi, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.
Di tempat pengungsian ini mereka di bawah tanggung jawab pemerintah kota Lhokseumawe dan dilayani oleh berbagai NGO lokal dan internasional.
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lhokseumawe, sebagai salah satu lembaga penanggulamgan bencana Muhammadiyah bagian dari NGO yang mendampingi di lokasi pengungsian.
Mereka turut serta membantu baik menyalurkan kebutuhan, dan mendampingi penyaluran bantuan dari berbagai pihak terutama dari keluar besar muhammadiyah se-indonesia.
Koordinator MDMC Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy, Sabtu (4/7/2020) kepada Serambinews.com, mengatakan, telah menjadwalkan beberapa program kegiatan di antaranya psikososial dan emergensi respon adalah bagian dari tugas MDMC di lapangan.
Perjalanan waktupun terus berlalu dalam hal makanan dan tempat tidur sudah terpenuhi dengan baik,
“Setelah meeting bersama lembaga lain di bawah Satgas Rohingya, Akhirnya MDMC bisa melaksanakan pangkas terhadap kaum pria Muslim Rohingya,” katanya.
Abdul Gani menjelaskan, dari segi penampilan pakaian juga sudah berganti, tetapi yang menjadi permasalahan adalah rambut keriting mereka masih belum bisa disisir secara normal lamanya di laut membuat rambut mereka keras dan memerah.
“Melihat kondisi ini, kami juga dari pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Lhokseumawe, langsung melaksanakan briefing bersama rekan lainnya untuk memastikan rambut mereka harus rapi,” ucapnya.
Dikatakannya, berselang beberapa saat kemudian, setelah meeting bersama lembaga lain di bawah Satgas Rohingya, Akhirnya MDMC bisa melaksanakan pangkas terhadap kaum pria Muslim Rohingya.
"Memangkas rambut menjadikan mereka terlihat bahagia dengan kondisi rambut baru dan apalagi mereka juga akan di pindahkan ketempat penampungam baru di BLK pemerintah Kota Lhokseumawe,” pungkasnya. (*)
• FFI Tiadakan Liga Nusantara 2020
• DPRA Bentuk Pansus LHP 2019, Masyarakat Diminta Laporkan Proyek Bermasalah
• L-300 Seruduk Pickup Panther, Supir dan Seorang Penumpang Terluka, Begini Kronologisnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menggunting-rambut-pria-rohingya.jpg)