Harga Ikan Teri
Harga Ikan Teri Kering di Pijay Melambung Tinggi, Rp 200.000 per Kg
Naiknya harga ikan teri kering dalam satu pekan itu ditengarai karena kosongnya pasokan dari para nelayan dalam dan luar daerah.
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Selama satu pekan terakhir harga ikan teri kering di Pidie Jaya (Pijay) melambung tinggi dari Rp 80.000 per Kg kini naik Rp 200.000per Kg.
Naiknya harga ikan teri kering dalam satu pekan itu ditengarai karena kosongnya pasokan dari para nelayan dalam dan luar daerah.
"Biasanya harga ikan teri sebelumnya berkisar Rp 80.000 per Kg namun kini melambung tinggi hingga Rp 120.000/Kg," sebut Zulkifli (62), kepada Serambinews.com, selaku pedagang di Keudee Trienggadeng, Pijay, Selasa (7/7/2020).
Melambungnya harga ikan teri dalam satu pekan ini dipengaruhi kosongnya barang atau pasokan barang. Hal ini dipicu oleh minimnya hasil tangkapan para nelayan.
Untuk memperoleh bahan baku utama ikan teri basah selama ini terpaksa memesan dari luar kecamatan dan kabupaten.
• Pemerintah Kota Sabang Terus Meningkatkan Pengawasan di Pintu Masuk Pelabuhan
• Viral Video Istri Beri Kejutan Kepada Suami Berupa Alat Tes Kehamilan, Suasana Penuh Haru
• Viral Video Istri Beri Kejutan Kepada Suami Berupa Alat Tes Kehamilan, Suasana Penuh Haru
Adapun harga ikan teri basah ditebus Rp 35.000/Kg sampai Rp 45.000/Kg.
Umumnya hasil ikan teri hasil produksi dari Pijay selain dijadikan buah tangan atau oleh-oleh, juga menjadi konsumsi besar masyarakat selaku konsumen.
"Pada umumnya hasil produksi ikan teri Pijay ini kerap menjadi pesanan oleh-oleh kerabat dari Pekan Baru, Riau dan Jakarta," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teri-basah-49.jpg)