Berita Banda Aceh

IKAT Adakan Pengajian Tauhid, Untuk Bentengi Aqidah Masyarakat Aceh Sesuai Dengan Aswaja

Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan pengajian tauhid dibawah naungan Madhyafah IKAT

FOR SERAMBINEWS.COM
Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan pengajian tauhid dibawah naungan Madhyafah IKAT. Madhyafah sendiri merupakan suatu istilah yang diambil dari Bahasa Arab yang berarti tempat pengajian atau Balee Beut 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan pengajian tauhid dibawah naungan Madhyafah IKAT.

Madhyafah sendiri merupakan suatu istilah yang diambil dari Bahasa Arab yang berarti tempat pengajian atau Balee Beut.

Madhyafah IKAT ini bergerak di bidang kajian keislaman dengan mengusung tema Tauhid yang bertujuan untuk membentengi aqidah masyarakat Aceh dari pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan akidah Ahli Sunnah Waljamaah (Aswaja) sebagai program pertamanya.

Siaran pers yang diterima Serambinews.com, Rabu (8/7/2020), dalam program pertama ini, kitab Al-Kharidah Al-Bahiyyah menjadi kitab pertama yang akan dikaji.

Kitab ini merupakan kitab dasar tentang llmu Tauhid yang dinazhamkan dalam bentuk 71 bait-bait Arab karya Syekh Ahmad Ad-Dardir.

Cara Kredit Mobil dan Motor Bebas Riba, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Kitab ini juga mengulas secara rinci tentang pembagian tauhid yang harus dipahami oleh setiap muslim.

Keutamaan kitab tauhid Al-Kharidah Al-Bahiyyah yang disusun oleh Syaikh Ad-Dardir adalah penjelasan mendetail tentang dalil-dalil Aqli (akal) ataupun Naqli (Al-Quran dan Hadis).

Syaikh ad-Dardir setelah menjelaskan tentang pembagian hukum akal, beliau kemudian menuliskan pokok-pokok mengenal Allah dalam bahasan tauhid menjadi empat tema khusus.

Di antara pembagian bahasan tersebut adalah Ilahiyyat (mengimani Tuhan dengan dalil nas Al-Quran serta Hadis Nabi dan pembuktian secara akal sehat manusia), Nubuwwat (mengimani sifat-sifat Nabi dan Rasul).

Bolehkah Taaruf Lewat Pesan WhatsApp, Simak Penjelasan Buya Yahya

Kemudian Sam’iyyat (mengimani akan hal-hal ghaib), dan Tasawuf (mengimani bahwa tasawuf adalah bagian dari mendekatkan diri kepada Allah).

Pengajian ini nantinya akan diulas oleh Ustad Mujaddid bin Abdullah, jebolan Fakultas Akidah dan Filsafat Universitas Al-Azhar Mesir.

Pengajian tersebut akan diadakan setiap hari Rabu sore (pukul 16.30 WIB) di Islamic Centre IKAT (ICI) yang beralamat di jalan Jurong Dagang, Desa Ceurih, Ulee Kareng, Banda Aceh (di depan Polsek Ulee Kareng) dan terbuka untuk umum.

IKAT Aceh yang saat ini dipimpin oleh Muhammad Fadhilah terus berupaya menghadirkan program-program yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah.

Sebelumnya Terpapar Virus Corona, Hasil Swab Terbaru Lima Warga Lhokseumawe Negatif Covid -19

Selain menghadirkan ustad Mujaddid dalam bidang Akidah, inshaAllah juga akan dihadirkan ustad-ustad yang ahli dalam bidang-bidang lainnya, yang juga akan ikut berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Aceh Caroeng dan Meuadab.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved