Breaking News:

Luar Negeri

PBB Peringatkan Dunia, Penyebaran Virus Corona Buka Peluang Baru Teroris

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Senin (6/7) memperingatkan dunia atas dampak pandemi virus Corona. Dia mengatakan wabah itu telah memberi

AFP/MICHAEL TEWELDE
Sekjen PBB, Antonio Guterres menggelar konferensi virtual tentang krisis pangan dan penyebaran virus Corona di markas Persatuan Afrika di Addis Abbas, Ethiopia pada 8 Februari 2020. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Senin (6/7) memperingatkan dunia atas dampak pandemi virus Corona.

Dia mengatakan wabah itu telah memberi peluang baru bagi kelompok ekstrimis Negara Islam, al-Qaeda dan afiliasinya serta neo-Nazi, supremasi kulit putih dan kelompok kebencian.

Sejken PBB itu mengatakan masih terlalu dini untuk menilai sepenuhnya implikasi pandemi terhadap terorisme.

Tetapi semua kelompok ini berupaya mengeksploitasi perpecahan, konflik lokal, kegagalan dalam pemerintahan, dan keluhan lainnya untuk mencapai tujuan mereka.

Dilansir AP, Selasa (7/7/2020), Guterres menyampaikan hal itu saat peluncuran Pekan Penanggulangan Terorisme PBB.

Dia menegaskan kelompok Negara Islam, yang pernah mengendalikan Suriah dan Irak mencoba menegaskan kembali dirinya di kedua negara itu.

Ditambahkan, ribuan pejuang teroris asing masih bertempur di wilayah tersebut.

"Pandemi ini juga menyoroti kerentanan terhadap bentuk-bentuk baru terorisme yang muncul, seperti penyalahgunaan teknologi digital, serangan dunia maya dan bio-terorisme," katanya.

Josep Borrell, diplomat top Uni Eropa, mengatakan pada pertemuan virtual bahwa pemahaman global tentang implikasi pandemi pada upaya kontra-terorisme di seluruh dunia diperlukan.

"Memang benar di beberapa tempat, krisis telah menyebabkan pengurangan kegiatan teroris, terutama karena mobilisasi layanan keamanan negara," katanya.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved