Pentas Virtual Pariwisata
Sabtu Ini, Pegiat Wisata Aceh Gelar Pentas Virtual Pariwisata Diisi Sejumlah Artis & Publik Figur
Virtual event ini menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan di tengah pandemi Covid-19.
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kalangan penyelenggara acara dan supporting event di Aceh menginisiasi pentas virtual untuk bangkitkan kegiatan kepariwisataan di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.
Rencananya, kegiatan bertajuk New Normal Tourism of Aceh tersebut diselenggarakan melalui live streeming di beberapa akun youtube dan facebook, Sabtu (11/7) mulai pukul 20.30 WIB.
Show Director New Normal Tourism of Aceh Event, Popon El Azwani, dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Rabu (8/7/2020) mengatakan penyelenggaraan pentas virtual tersebut bertujuan untuk menggairahkan kegiatan kepariwisataan yang terhenti sejak tiga bulan terakhir akibat wabah virus corona.
Selain itu, untuk menggalang donasi membantu usaha mikro di Aceh yang terdampak Covid-19.
"Virtual event ini menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19," kata Popon El Azwani.
• Pernah Bermain di Liga Paraguay, Pemain Asal Bireuen Zikri Akbar Lebih Memilih Liga Indonesia
• VIDEO - Karyawati Bank di Abdya yang Gelapkan Uang Nasabah Rp 6 Miliar Terancam 15 Tahun Penjara
• VIDEO - Bus Tabrak Tiang dan Pagar di Bireuen, Angkut Penumpang Dari Medan Tujuan Banda Aceh
Ia mengatakan, panggung utama pertunjukan tersebut dilaksanakan di Auditorium RRI Banda Aceh. Acara ini hanya bisa disaksikan melalui aplikasi media sosial Youtube dan Facebook.
Pertunjukan virtual tersebut melibatkan penyanyi Aceh yang sudah merambah kancah musik nasional yakni Rialdoni.
Selain itu juga dimeriahkan Subur Dani, GLXI, Djamal Sharief, Dosi Elfian, dan Teuku Mail, konten kreator yang dikenal dengan nama Mail Palakli.
"Pertunjukan virtual ini berpedoman pada acuan penyelenggaraan kegiatan pariwisata di masa pandemi Covid-19 yang telah diajukan sebelumnya oleh asosiasi pariwisata kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh," kata Popon.
Wakil Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh, Apri Al Amin mengatakan pentas virtual menjadi penyemangat pelaku pariwisata untuk bangkit kembali serta berkreasi pada fase normal baru Covid-19.
"Seluruh kegiatan kepariwisataan tetap memedomani protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Pentas virtual ini menghidupkan kegiatan kepariwisataan Aceh yang sempat vakum," kata Apri Al Amin.
Plt Ketua Industri Event Indonesia, Jamilul Fikar menyebutkan pertunjukan tersebut menjadi langkah awal membangkitkan kembali sektor pariwisata yang terdampak Covid-19.
Artinya, sektor pariwisata harus tetap bergerak sejalan dengan pencegahan Covid-19.
"Kami tentu menginginkan ekonomi masyarakat di sektor pariwisata bisa bergerak, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Pertunjukan virtual ini merupakan langkah awal membangkitkan sektor pariwisata di Aceh," sebutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/artis-8686.jpg)