Kejahatan Kemanusiaan di Suriah
Terjadi Kejahatan Kemanusiaan di Idlib, PBB Minta Pemerintah dan Oposisi Suriah Diusut
Rezim Bashar al-Assad yang mendapat dukungan dari Rusia pada Desember tahun lalu meluncurkan serangan ke wilayah Idlib..
SERAMBINEWS.COM - PBB menyatakan pada Selasa (7/7/2020) bahwa kejahatan perang, dan mungkin kejahatan kemanusiaan, terjadi pada pertempuran di Provinsi Idlib yang dikuasai oposisi Suriah.
Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB tentang Suriah mengatakan, warga sipil ikut merasakan dampak yang di luar perkiraan selama pertempuran terjadi di Suriah pada 2019 lalu.
"Anak-anak ditembaki di sekolah, orangtua ditembaki di pasar, pasien ditembaki di rumah sakit, dan keluarga yang melarikan diri dibombardir dengan kejam," ungkap Ketua Komisi PBB, Paulo Pinheiro seperti dikutip Al Jazeera.
Rezim Bashar al-Assad yang mendapat dukungan dari Rusia pada Desember tahun lalu meluncurkan serangan ke wilayah Idlib. Saat itu, Idlib dikuasai oleh kelompok bersenjata Hay'et Tahrir al-Sham (HTS).
Berdasarkan laporan yang masuk ke PBB, serangan tersebut menyebabkan setidaknya satu juta orang mengungsi dan lebih dari 500 warga sipil tewas.
"Kami sudah berkali-kali mengatakan, kalau Idlib adalah bom waktu. Laporan terbaru kami sudah cukup jelas menjabarkan apa yang terjadi di sana," kata Pinheiro.
"Orang-orang di Idlib kini terjebak, terluka oleh pertempuran dan penyalahgunaan wewenang oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik, dan dipaksa hidup dalam bayang-bayang teror," tambahnya.
Sampai saat ini, sudah tercatat ada sebanyak 52 serangan dari semua pihak yang menyebabkan korban sipil serta kerusakan infrastruktur sipil yang sangat parah.
Beberapa serangan yang memprihatinkan seperti 17 serangan yang berdampak pada rumah sakit dan fasilitas medis, 14 serangan berefek ke sekolah, 9 serangan di pasar, dan 12 lainnya menyerang rumah-rumah warga sipil.
Dalam laporannya, PBB menandai serangan tersebut sebagai bentuk kejahatan perang yang perlu dan wajib diusut.
Kedua belah pihak, baik pemerintah maupun oposisi Suriah, diduga terlibat dalam kejahatan perang berskala besar itu.(*)
Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul ‘PBB sebut ada kejahatan perang dan kemanusiaan di Suriah’