Luar Negeri
Arab Saudi Catat Kematian Virus Corona Terendah, 250 Dokter Siap Jadi Relawan
Kerajaan Arab Saudi mencatat kematian terendah sejak wabah dimulai Maret 2020. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Sabtu (11/70202)
Bertujuan merekrut lebih dari 2.000 petugas medis untuk meningkatkan kesadaran masalah kesehatan.
Mereka terdiri dari 30 spesialisasi, relawan kesehatan.
45 Persen di antaranya wanita dengan harapan 250.000 relawan sampai akhir tahun ini.
Proyek ini dijalankan bersamaan dengan upaya pemerintah Saudi untuk memerangi pandemi virus Corona.
Kepala Prakarsa ini, Dr Mohammed bin Rashid Al-Hamali mengatakan para sukarelawan ini telah menyediakan ratusan telekonsultasi jarak jauh.
Melalui platform Mawidy (penunjukan saya) yang telah berkontribusi dalam mencapai tujuan berkelanjutan.
Seperti meningkatkan layanan masyarakat, akses perawatan kesehatan dan kesadaran kesehatan.
Inisiatif, diluncurkan pada 1 Maret 2020 ini telah dirancang untuk membantu mengatasi hambatan yang dihadapi oleh pasien.
“Tantangan termasuk hambatan geografis, kurangnya kejelasan dalam janji temu pasien."
"Tingginya biaya perawatan di beberapa fasilitas sektor swasta."
"Dan ketakutan akan paparan penyakit ketika mengunjungi rumah sakit dan klinik."
"We Are All Sanad menyediakan layanan untuk semua orang."
"Namun, prioritas di bawah kondisi saat ini yang belum pernah terjadi sebelumnya."
"Khususnya pandemi virus Corona yang mengancam kesehatan dan keselamatan dunia," kata Al-Hamali.
Dia menambahkan program ini mendukung lebih dari 15 asosiasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/toko-permata-di-riyadh-arab-saudi.jpg)