Minggu, 19 April 2026

Dewan Dukung Rencana Relokasi, Taksir Butuh Anggaran Rp 10 Miliar

DPRK Aceh Barat mendukung penuh wacana pemerintah setempat untuk melakukan relokasi terhadap warga Gampong Pasir, Kecamatan Johan

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Warga membersihkan tumpukan pasir dari dalam rumah akibat banjir rob di Desa Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin (13/7/2020). 

MEULABOH - DPRK Aceh Barat mendukung penuh wacana pemerintah setempat untuk melakukan relokasi terhadap warga Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan yang kerap diterpa banjir rob akibat pasang purnama. "Kami mendukung penuh wacana relokasi warga Gampong Pasir ke tempat yang lebih aman dari lokasi banjir rob," Kata Samsi Barmi, Ketua DPRK Aceh Barat kepada Serambi, Kamis (16/7/2020).

Ia melanjutkan, rencana relokasi tersebut bisa dipercepat sesuai dengan komitmen warga secara bersama-sama. Untuk itu, Samsi Barmi berharap, supaya masyarakat Gampong Pasir sepakat untuk direlokasi, sehingga ke depan mereka tinggal di tempat yang aman dan jauh dari gelombang pasang. “Tentunya lokasi tempat tinggal mereka dulu harus menjadi milik pemerintah, sebab lokasi yang akan dibangun perumahan atau lokasi baru kemungkinan pada lahan Pemkab Aceh Barat,” ujarnya.

Pada bagian lain, Ketua DPRK Aceh Barat menaksir, pembangunan perumahan baru untuk warga Gampong Pasir yang direlokasi tidak membutuhkan anggaran terlalu besar, karena jumlahnya tidak sampai 150 KK. “Kami di DPRK mendukung penuh rencana relokasi warga Gampong Pasir.  Paling tidak hanya di bawah Rp 10 miliar anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah baru kepada warga yang direlokasi itu nantinya. Pun demikian, tentu ada tim yang dapat menghitungnya sesuai dengan perencanaan secara ril,” sebut Samsi Barmi.

Diakuinya, bahwa saat ini kondisi penduduk Gampong Pasir cukup memprihatinkan akibat gelombang pasang yang menerjang desa tersebut pada Sabtu (11/7/2020) lalu. Ekses yang dirasakan juga cukup parah, di mana sejumlah rumah penduduk rusak dan sebagian masih tertimbun pasir hingga sekarang. “Tentunya warga butuh waktu dan biaya untuk membersihkan rumahnya yang terkena hantaman banjir rob,” pungkas Samsi Barmi.

Bersihkan rumah

Pantauan Serambi, warga korban banjir rob di Gampong Pasir masih terus disibukkan dengan upaya pembersihan rumah masing-masing. Tebalnya pasir yang menimbun lantai rumah membuat warga cukup kewalahan untuk membersihkannya. Malah, ada sebagian rumah yang masih seperti semula karena belum bisa dibersihkan.

Pasir yang dikeruk dari dalam rumah kemudian ditumpuk di depan. Tak heran, di depan rumah warga banyak terdapat tumpukan pasir dengan ketinggian sekitar 1 meter lebih. Upaya pembersihan rumah itu juga dibayang-bayangi dengan ancaman gelombang pasang yang sewaktu-waktu bisa saja datang lagi, sehingga pasir kembali menimbun dalam rumah.

Sementara itu, ekses banjir rob yang melanda pesisir  Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Sabtu (11/7/2020) lalu, telah menyebabkan kerugian bagi petani di Desa Suak Ribee. Pasalnya, akibat terendam air pasang mengakibatkan belasan hektare tanaman padi di sawah menjadi layu dan mati. Dampak lainnya berupa matinya ikan di tambak warga akibat hempasan fenomena alam tersebut.

T Razali selaku Keuchik Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan kepada Serambi, Kamis (16/7/2020), menyebutkan, secara keseluruhan ada sekitar 15 hektare areal persawahan warga di desanya yang terdampak banjir rob. Kondisi ini, ujarnya, mengakibat gagal panen karena tanaman padi sudah mulai layu dan mati, sehingga tidak layak untuk dipanen. Ia menambahkan, sebagian padi yang telah mulai menguning butirannya terpaksa dipanen meski belum sampai pada waktunya.

“Selain padi, banjir rob juga menyebabkan ikan-ikan mati di tambak budidaya warga,” ujarnya. “Kita berharap kepada pemerintah agar memberi perhatian ke warga desa kami yang menjadi korban banjir rob, khususnya masyarakat tani dan pembudidaya ikan,” harap dia.(c45)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved