Jumat, 8 Mei 2026

Makin Panas, Militer Inggris Ikut Kepung Tiongkok di Laut China Selatan, Gabung dengan AS & Jepang

Kini Inggris akhirnya ikut bergabung dengan Jepang dan Amerika Serikat (AS) yang lebih dulu mengirim kapal induk mereka ke perairan Laut China Selatan

Tayang:
Editor: Amirullah
Fox News
Tiongkok Makin Kepepet, Gegara Isu Mata-mata di Inggris, Militer Ratu Elisabeth Ikut Serbu Laut China Selatan dengan Kapal Induk Bergabung bersama Militer AS dan Jepang 

SERAMBINEWS.COM - Situasi laut China Selatan semakin mendidih dalam waktu dekat ini.

Banyak kelompok militer yang kini tumpah ruah di perairan yang dilewati sepertiga perjalanan laut seluruh dunia tersebut.

Hal itu lantaran negara-negara yang miliki kekuatan militer besar di seluruh dunia itu ingin menekan China.

Penyebabnya tetap sama seperti sebelumnya, China dianggap telah lancang mengenai batas teritorial mereka baik di darat maupun di laut.

Bahkan perselisihan yang awalnya bermula dari sengketa perbatasan tersebut kini tengah meluas.

Termasuk yang terbaru adalah isu mata-mata yang dilancarkan oleh negeri 'Panda' di seluruh dunia termasuk Inggris melalui perusahaan-perusahaan mereka yang berada di luar negeri.

Setelah kebijakan dalam negeri untuk membatalkan kerjasama dengan pabrikan ponsel kenamaan asal China, Huawei yang diboikot oleh pemerintahan Ratu Elisabeth tersebut.

Kini Inggris akhirnya ikut bergabung dengan Jepang dan Amerika Serikat (AS) yang lebih dulu mengirim kapal induk mereka ke perairan Laut China Selatan.

Tujuannya tak lain adalah mengepung China untuk tidak bertindak semena-mena atas perbatasan wilayah dengan banyak negara.

Bahkan seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, China tengah bersitegang setidaknya dengan 18 negara baik yang berbatasan langsung di darah dengan negara tersebut maupun yang bersengketa di laut dengan Tiongkok.

Penentangan atas dominasi China di kawasan Indo-Pasifik tersebut semakin gencar disuarakan oleh negara-negara berkekuatan militer besar belum lama ini.

Kapal induk andalan Inggris seperti HMS Queen Elizabeth dan kapal induk HMS Prince of Wales pun kini menuju ke perairan yang tengah panas tersebut.

Sebagai informasi, HMS Queen Elizabeth, merupakan kapal induk terbaru Inggris berbobot 65.000 ton.

Kapal induk ini merupakan kapal perang terbesar yang pernah dibangun Inggris bersama HMS Prince of Wales untuk kebutuhan angkatan laut kerajaan.

Melansir dari The Australian, dua kapal induk tersebut bernilai 3,1 miliar pounsterling atau Rp 84 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved