Luar Negeri
Katedral Legendaris Abad Ke-15 di Nantes Perancis Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya
Api berkobar hebat di dalam rumah ibadah sekaligus situs bersejarah itu, tetapi beruntung pemadam kebakaran dapat mengendalikannya dalam beberapa jam.
SERAMBINEWS.COM, NANTES - Katedral legendaris berusia ratusan tahun di kota Nantes, Perancis, terbakar pada Sabtu (18/7/2020).
Api berkobar hebat di dalam rumah ibadah sekaligus situs bersejarah itu, tetapi beruntung pemadam kebakaran dapat mengendalikannya dalam beberapa jam.
Para pihak berwenang yang dikutip AFP mengabarkan, organ katedral hancur dan atapnya terancam roboh.
Meski begitu, kerusakan tersebut dikatakan tidak lebih parah dari kebakaran di Katedral Notre-Dame di Paris tahun lalu.
Pemadam kebakaran dipanggil sebelum pukul 08.00 pagi waktu setempat.
Sekitar 100 personel bergegas ke lokasi untuk memadamkan kobaran api di Katedral St Pierre dan St Paul.
Setelah dua jam berjuang menjinakkan si jago merah, tim damkar berhasil memadamkan api di bangunan berstruktur gotik yang dibangun antara abad ke-15 dan 19, kata pimpinan damkar setempat, Jenderal Laurent Ferlay.
Perdana Menteri Perancis Jean Casterx mengatakan, dia akan menuju tempat kejadian hari ini.
"Saya ingin tahu apa yang terjadi, tetapi pertama-tama saya akan menunjukkan solidaritas saya kepada rakyat Nantes," kata Castex dikutip dari AFP.
Presiden Perancis Emmanuel Macron lalu menulis di Twitter, "Mendukung petugas pemadam kebakaran kami yang mengambil semua risiko untuk menyelamatkan permata gotik ini."
Diduga Sengaja Dibakar
Para pihak berwenang mengatakan, kobaran api yang muncul di dalam katedral legendaris St Pierre dan St Paul di Nantes, Perancis, diduga karena ulah oknum yang sengaja membakar.
Api di katedral Nantes abad ke-15 itu menghancurkan jendela-jendela kaca dan mengepulkan asap hitam ke angkasa dari sela-sela menaranya.
Sekitar 100 personel pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah, yang telah melahap bagian dalam katedral.
Kebakaran diperkirakan terjadi pada Sabtu pagi (18/7/2020) waktu setempat, dan polisi Perancis turut membantu memadamkan api.