Berita Gayo Lues
Solar Langka di SPBU Gayo Lues, Premium dan Pertalite juga Kosong
BBM jenis solar di dua SPBU di Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus) terjadi kelangkaan dalam dua hari terakhir.
Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di dua SPBU yang berada di Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus) terjadi kelangkaan dalam dua hari terakhir ini.
Sehingga para pengendara mulai mengeluh terutama para sopir dum truk dan penggunaan kendaraan lainnya yang menggunakan bahan bakar jenis solar tersebut.
Amatan Serambinews.com, Senin (20/2020), kedua SPBU yang ada di Blangkejeren tersebut kehabisan stok solar dan tidak beroperasi sama sekali.
Begitu juga dengan stok BBM jenis bensin dan Pertalite, bahkan yang ada hanya stok Pertamax di salah satu SPBU tersebut, hingga hal itu juga menyebabkan terjadinya antrian panjang di SPBU Raklunung Blangkejeren yang memiliki stok Pertamax tersebut.
"Ada indikasi stok solar di SPBU tersebut selama ini banyak dijual ke pengusaha dan kontraktor oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan besar, sehingga stok solar yang masuk ke SPBU tersebut cepat habis dan tidak mencukupi untuk kebutuhan kendaraan yang hanya beroperasi di Blangkejeren itu seperti truk maupun yang lainnya," kata Sulaiman, pengendara yang menggunakan kendaraan berbahan bakar solar di Blangkejeren kepada Serambinews.com, Senin (20/7/2020).
Begitu juga halnya diakui pengendara lainnya, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya kelangkaan BBM di kabupaten itu, baik jenis solar maupun premium dan pertalite di kedua SPBU yang berada di Blangkejeren tersebut dalam beberapa hari terakhir ini.
Lanjutnya, faktor yang menyebabkan kelangkaan BBM langka baik premium dan pertalite maupun solar di kabupaten tersebut salah satunya yakni, BBM di SPBU selama ini banyak dijual ke pengusaha terutama jenis solar.
Begitu juga dengan bensin dan pertalite dari SPBU itu di borong sama Pengkalan dan agen pengecer selama ini.
"Ada faktor lain saat ini yaitu, arus transportasi Blangkejeren menghubungkan Kutacane belum begitu lancar dan normal khususnya untuk kendaraan roda delapan atau truk berbadan besar setelah terjadi longsor dikawasan Ketambe Aceh Tenggara beberapa waktu lalu yang menyebabkan hal ini juga truk tangki Pertamina terganggu masuk ke Galus dalam beberapa hari terakhir ini," sebutnya.(*)
• UPDATE Covid-19 Indonesia 20 Juli 2020: Total 88.214 Kasus, 46.977 Pasien Sembuh, 4.239 Meninggal
• Aktivis Hewan Malaysia Beri Hadiah Bagi yang Temukan Pembakar Kucing Hidup-hidup Setara Rp 34 Juta
• Misteri Makam Dibongkar, Jenazah Baru 3 Bulan Dikubur Dicuri Pelaku, Tali Jasad Juga Hilang
• Nazari Anggia Nanda, Jago Menyanyi, Pernah Ikut Audisi di Liga Dangdut Indonesia
• Begini Cerita Wanita yang Kaca Mobilnya Dipecahkan Pencuri Hingga Uangnya Dibawa Kabur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/langkasolar.jpg)