Breaking News:

Berita Bener Meriah

Bandara Rembele Kembali Beroperasi, Penumpang Wajib Ikuti Protokol Covid-19

Penerbangan di Bandara Rembele sempat terhenti sejak 24 April 2020 lalu dikarenakan adanya pembatasan transportasi selama masa pandemi Covid-19.

Dok Bandara Rembele
Kasubsi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rembele, Iwan Mulya memeriksa penumpang saat tiba di Bandara Rembele (TXE) Kabupaten Bener Meriah, Rabu (15/7/2020). 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Penerbangan berjadwal dari Bandara Kuala Namu (KNO) ke Bandara Rembele (TXE) dan sebaliknya kembali beroperasi sejak tanggal 15 Juli 2020.

Sebelumnya penerbangan di Bandara Rembele sempat terhenti, terakhir terbang tanggal 24 April 2020 lalu dikarenakan adanya pembatasan transportasi selama masa pandemi Covid-19.

Kasubsi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Unit Penyelenggara Bandar Rembele, Iwan Mulya kepada Serambinews.com, Kamis (23/7/2020) menyampaikan, penumpang yang diperbolehkan melakukan perjalanan harus memenuhi kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

“Bagi para calon penumpang yang akan berangkat diwajibkan memiliki surat hasil skrining rapid test dengan hasil non reaktif, selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) selanjutnya para calon penumpang dapat melakukan check in dan memperoleh boarding pas,” ujar Iwan Mulya. 

Disebutkannya, hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. 

“Bagi para calon penumpang yang tidak sempat melakukan rapid test diluar, kami menyediakan fasilitas layanan pelaksanaan uji kesehatan skrining awal dan cepat (rapid test) yang berlokasi di lobi terminal penumpang Bandara Rembele tiap hari-hari penerbangan,” ungkap Iwan Mulya.

Tambahnya, yang perlu menjadi perhatian bagi para calon penumpang di masa adaptasi kebiasaan baru ini harus hadir di Bandara lebih awal, dikarenakan ada prosedur pemeriksaan yang lebih beragam. 

Mulai dari dokumen terkait Covid-19, pengisian Health Alert Card (HAC) dan pemeriksaan keamanan penerbangan. Pihak Airline juga membuka pelayanan check in 3 Jam sebelum jadwal keberangkatan.

Lanjutnya, untuk penumpang kedatangan juga diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun pada wadah yang telah disediakan serta dilakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh barang bawaan dan barang bagasi penumpang sebelum masuk ke terminal kedatangan.

Halaman
12
Penulis: Budi Fatria
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved