Minggu, 19 April 2026

Ekonomi Faisal Basri Sorot Kualitas Investasi Indonesia yang Terbilang Buruk

Penyebabnya lantaran investasi yang masuk ternyata lebih banyak mengarah untuk proyek bangunan atau kontruksi

Editor: Muhammad Hadi
kompas.com
Ekonom Faisal Basri 

SERAMBINEWS.COM - Ekonom senior Indef, Faisal Basri menyoroti kualitas investasi Indonesia yang terbilang buruk.

Penyebabnya lantaran investasi yang masuk ternyata lebih banyak mengarah untuk proyek bangunan atau kontruksi.

Berdasarkan data Bappenas, dalam kurun waktu 2007 - 2016, sekitar 75% investasi di Indonesia lebih banyak mengarah ke bangunan dan konstruksi, sisanya baru untuk mesin dan peralatan.

"Negara lain dalam kurun waktu 2007-2016 (investasi) mesin dan peralatan (lebih tinggi).

Kita cuma 20% dari total investasi. Afrika Selatan dua kali lipat,  Meksiko 2,5 kali lipat (dari kita).

Sementara Thailand, Malaysia dan Filipina 3 kali lipat dari kita," kata Faisal dalam diskusi virtual, Senin (27/7/2020).

4.100.894 orang ASN terima gaji ke-13 pada Agustus 2020, Ini Rinciannya

Dan ini yang harus menjadi perhatian pemerintah.

Apalagi pemerintah saat  ini tengah menggenjot investasi, meski di masa pandemi.

Faisal akui, pemerintah sudah berupaya memberi karpet merah bagi investasi.

Salah satunya dengan mempermudah investasi. Berdasarkan peringkat Bank Dunia, peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business) di Indonesia sudah semakin membaik.

Penasihat Keamanan Donald Trump Positif Terinfeksi Covid-19, Dua Pekan Lalu Bersama Presiden

Dari peringakt ke 114 (2015) menjadi ke 73 untuk saat ini. Tapi jangan salah, peringakt tersebut masih dibawah Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, dan Vietnam.

Faisal menyebut, pemerintah harus membenahi 4 komponen agar peringkat kemudahan berusaha bisa meningkat.

Yaitu, enforcing contracts, starting a business, registering property dan trading accross borders. 

"Jadi saya rasa kita ngga perlu omnibus law (cipta kerja), tidak perlu UU investasi yang baru kalau sekedar menangani ease of doing business. Selesaikan saja yang empat ini, selesai semua," kata Faisal yakin.

Hezbollah dan Militer Israel Terlibat Pertempuran di Perbatasan Lebonan

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Faisal Basri: Investasi kita kebanyakan untuk bangunan dan konstruksi

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved