Kisah Wanita Ingin Tobat dari Prostitusi, Jual Diri Sejak Kuliah, Pernah Diajak Nikah Pria Beristri

Sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) yang terjerumus dalam lembah prostitusi online sejak masih duduk dibangku kuliah.

Editor: Faisal Zamzami
independent.co.uk
ilustrasi PSK 

SERAMBINEWS.COM -- Tak sedikit wanita muda yang terjerumus ke dunia prostitusi online.

Banyak hal yang melatar belakangi para wanita muda hingga terjerumus menjadi pemuas nafsu lelaki hidung belang tersebut.

Mereka rela tubuhnya dinimati pria hidung belang yang sudah memesannya memalui layanan media sosial.

Tarif sekali kencan yang ditawarkan pun beragam, dari ratusan ribu hingga puluhan juta.

Tak sedikit diantara para pekerja seks komersial (PSK ) ini bertobat dan hidup normal seperti wanita lain.

Seperti yang dialami wanita berusia 26 yang pernah menempuh pendidikan perguruan tinggi di wilayah Semarang ini.

Sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) yang terjerumus dalam lembah prostitusi online sejak masih duduk dibangku kuliah.

Bunga mengaku pertamakali berhubungan intim saat menginjak sementer 2 bersama pacarnya.

Ia pun menjadi sering berhubungan badan dengan pacar sejak saat itu.

Namun, hubungan asmara dengan sang pacar kandas ditengah jalan.

Sehinggam Bunga merasa perlu melampiaskan hasrat nafsunya kepada seseorang.

Terlebih saat itu ia butuh uang untuk membayar kuliah dan kebutuhan hidupnya.

"Bapak ibu di kampung halaman belum bisa memenuhi kebutuhan saya di kota. Apalagi kadang saya telat bayar kuliah, karena kondisi ekonomi orangtua.

Sempat malu dengan teman-teman. Makanya saya sempat ditawari teman untuk mencoba menjual diri. Tapi ajakan itu tidak langsung saya iyakan," ucapnya dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jateng.

Awalnya, Bunga hanya berani melakukan VCS (video call sex) atau mengirim foto-foto bugilnya kepada pria hidung belang yang ia kenalnya melalui media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved