Berita Banda Aceh
Petunia, Bunga Cantik yang Relatif Banyak Diminati Kaum Ibu di Aceh Jelang Idul Adha 1441 Hijriah
Hampir seluruh garden atau tempat penjualan bunga terlihat menyediakan jenis bunga berbentuk seperti terompet berwarna ungu ini.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Laporan Yeni Hardika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM - Mungkin sudah menjadi hobi baru sejak masa pandemi covid-19, jelang Idul Adha 1441 H, tempat penjualan bunga semakin ramai dikunjungi kaum ibu-ibu di Aceh.
Hampir sepanjang jalan yang terlihat di sekitar kawasan Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh dipenuhi para pengunjung yang mengincar tanaman hias.
Salah satu yang relatif paling banyak diminati kaum ibu-ibu ialah Petunia.
Hampir seluruh garden atau tempat penjualan bunga terlihat menyediakan jenis bunga berbentuk seperti terompet berwarna ungu ini.
Tanaman hias ini dipajang dalam berbagai jenis tampilan baik dalam polybag maupun pot atau vas bunga.
Paling banyak dikemas dalam vas bunga tipe gantung berwarna putih yang semakin memperindah tampilan Bunga Petunia.

Menurut Sambirlan, SAg, pemilik salah satu garden di Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, pada dasarnya jenis bunga yang diincar oleh kaum ibu di Aceh, khususnya di Ibu Kota Provinsi Aceh ini bervariasi.
Jenis bunga yang diincar tergantung kegemaran atau hobi masing-masing.
Tapi sejak tiga bulan terakhir hingga saat ini, Petunia adalah jenis yang paling diminati oleh kaum ibu.

“Dalam tiga bulan terakhir ini, saya sedang memboomingkan bunga Petunia.
Saya tampilkan terus menerus dengan jumlah porsi besar dan harga murah, akhirnya jadi ngetrend,” kata Sambirlan saat ditemui wartawan pada Selasa (28/7/2020).
Bukan hanya kota ini saja, ternyata Petunia juga menjadi bunga yang paling diincar oleh kaum ibu-ibu di wilayah Aceh lainnya.
Sementara itu, Muhammad Imam Syah, pemilik salah satu garden di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, juga mengatakan bahwa Petunia merupakan bunga yang sedang naik daun di Aceh saat ini.
Bunga berbentuk seperti terompet ini paling banyak diminati dan diincar karena harganya yang terbilang murah.
Dibanderol seharga Rp 15.000 per satuan dalam wadah polybag dan kisaran Rp 40.000 hingga Rp 50.000 dalam pot atau vas gantung. (Serambinews.com/Yeni Hardika)