Breaking News:

Luar Negeri

Ketua Muslim Kashmir India Kecam Konglomerat Mukesh Ambani

Mantan Menteri Utama Jammu dan Kashmir (JK), India, Omar Abdullah mengecam Mukesh Ambani. Ketua Muslim Kashmir India itu menegaskan JK merupakan seja

Foto: IANS
Omar Abdullah dan Mukesh Ambani 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI – Mantan  Menteri Utama Jammu dan Kashmir (JK), India, Omar Abdullah mengecam Mukesh Ambani, orang terkaya kelima dunia.

Ketua Muslim Kashmir India itu menegaskan JK merupakan bagian dari sejarah India.

Sebelumnya, Ketua Industri Reliance India, Mukesh Ambani mengatakan jaringan 2G dihapus harus menjadi bagian sejarah India.

“Mobilitas telah menjadi terjangkau dan demokratis, dia tidak lagi menjadi monopoli orang kaya sejak dulu,” ujar Omar.

“Memang, tidak ada alat teknologi lain dalam sejarah manusia yang telah menghapus yang kaya-miskin dalam telepon seluler, "katanya.

Dia berbicara tentang perayaan 25 tahun Mobilitas: Desh ki Digital Udaan yang diselenggarakan oleh Departemen Telekomunikasi dan Operator Seluler India, Sabtu (1/8/2020).

Pernyataan Omar Abdullah muncul setelah pemerintah Kashmir India itu memperpanjang larangan layanan internet 4G hingga 19 Agustus 2020.

Perkembangan ini terjadi setelah Gubernur,  Letnan GC Murmu mengatakan pemerintah tidak keberatan memulihkan layanan 4G .

China Kerahkan Puluhan Ribu Tentara dan Bangun Infrastruktur di Uttarakhand, India

Polisi India Tangkap Dokter Kematian, Habisi 100 Pengemudi Truk dan Taksi di India

Alia Bhatt: Hewan Peliharaan Cerminan Diri Anda

Dia mengatakan tidak akan menjadi masalah keamanan.

Perintah itu mengatakan ada input yang menyarankan peningkatan kegiatan anti-nasional selama beberapa minggu mendatang.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved