Idul Adha 1441 H

Simak, Ini Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi di Masa Idul Adha

Kadar kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyumbatan arteri, stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal.

Editor: Nur Nihayati

Kadar kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyumbatan arteri, stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal.

SERAMBINEWS.COM - Berbagai makanan disajikan di Hari Raya Kurban.

Salahsatunya menu masakan daging.

Saat musim kurban seperti ini, banyak orang yang mengonsumsi daging secara berlebih.

Hal ini bisa memicu kadar kolesterol tinggi.

Padahal kadar kolesterol yang tinggi bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Kadar kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyumbatan arteri, stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal.

Itu sebabnya, penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh kita.

Ketika tingkat kolesterol dalam tubuh kita mulai tinggi, berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan:

1. Konsumsi serat larut air

Serat larut merupakan senyawa dalam tanaman yang larut dalam air. Namun, senyawa ini bisa dicerna oleh bakteri baik dalam pencernaan kita.

Bakteri baik dalam pencernaan juga memerlukan serat agar bisa menjalankan fungsinya secara optimal.

Nah, salah satu fungsi bakteri baik dalam pencernaan adalah mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita.

Riset membuktikan, mengonsumsi tiga gram suplemen serat larut selama 12 minggu bisa menurunkan kadar kolesterol jahat sebesar 18 persen.

Serat larut bisa kita temukan dalam berbagai makanan berbasis nabati seperti kacang, buah, dan biji-bijian utuh.

2. Olahraga

Tidak hanya meningkatkan kebugaan fisik, olahraga juga membant mengurangi kada rkolestrol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.

Riset juga membuktikan rutin melakukan aerobik mampu mengurangi oksidasi kadar kolesterol jahat yang membahayakan tubuh.

Bahkan, olahraga dalam intensitas rendah pun membantu meningkatkan kadar kolesterol baik yang memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kita cukup rutin berolahraga selama 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu.

3. Hindari gaya hidup merokok

Merokok meningkatkan risiko penyakit jantung dalam beberapa cara, salah satunya dengan mengubah cara tubuh menangani kolesterol.

Kandungan tar pada tembakau rokok membuat sel-sel kekeblan tubuh yang tidak mampu mengembalikan kolesterol dari dinding pembuluh ke darah untuk diangkut kembali ke hati.

Hal ini bisa memicu penyumbatan arteri. Riset juga membuktikan, rokok isa menurunkan kadar kolestrol baik dan meningkatkn kolesterol jahat dalam tubuh.

4. Hindari lemak trans

Lemak trans adalah lemak tak jenuh yang telah mengalami hidrogenasi. Sebagian besar lemak trans yang digunakan untuk produk-produk masakan telah mengalami proses hidrogenasi sebagian.

Lemak trans yang terhidrognasi sebagian ini bisa menimbulkan berbagai masalah ksehatan, termasuk meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Riset yang meneliti pola kesehatan global yang memperkirakan lemak trans sebagai penyebab delapan persen kematian akibat penyakit jantung di seluruh dunia.

Itu sebabnya, kita harus meperhatikan komposisi makanan yang akan kita konsumsi.

(*)

Syahrini Genap Berusia 38 Tahun, Reino Barack Merasa Bersyukur Nikahi

Ini Resep Cara Mengolah Daging Sapi secara Sehat ketika Idul Adha

Lewati Jalan Pintas, Remaja 15 Tahun Malah Dicabuli 3 Waria, Ponsel Korban Ikut Dirampas

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi dengan Mudah: Konsumsi Serat Larut Air hingga Olahraga, 

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved