Update Corona di Aceh Barat

Tim Kesehatan Siaga Awasi Pasien Covid-19 di Aceh Barat

Untuk penanganan pasien tersebut, terdiri satu orang dokter, dan sejumlah perawan dari Puskesmas dan pihak rumah sakit.

SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Kadiskes Aceh Barat, Syarifah Junaidah 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Tim kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat siaga melakukan pengawasan dan penanganan 4 orang pasien Coronavirus Disease (Covid-19) di ruang isolasi khusus yang telah disiapkan di Rumah Sakit Jiwa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI.

Untuk penanganan pasien tersebut, terdiri satu orang dokter, dan sejumlah perawan dari Puskesmas dan pihak rumah sakit.

“Selain adanya petugas khusus kesehatan, kita juga di backup oleh TNI dan Polri serta anggota Satpol PP untuk keamanan di rumah sakit ditambah dengan security dalam penanganan pasien Corona,” kata Syarifah Junaidah, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat kepada Serambinews.com, Minggu (2/8/2020).

Disebutkan, sejauh ini kondisi pasien yang dirawat tersebut dalam kondisi baik-baik saja, dan semua kebutuhannya ditanggung oleh pemerintah.

Minta Izin Pada Ibu Beli Perlengkapan Idul Adha, Dua Gadis Tewas Tertabrak Pengemudi Mabuk

Bireuen Kehabisan Alat Pembawa Spesimen Virus Corona, APD Masih Memadai

BREAKING NEWS - Hari Ini Tiga Pasien Corona di Aceh Meninggal, Kasus Baru Tambah 21 Lagi

Hanya saat pertama saja pasien sedikit tidak nyaman karena pertama masuk ke rumah sakit tersebut, namun saat ini suasana sudah sangat membaik.

Empat orang pasien tersebut masing-masing MT (41), ER (41), BA (16), dan MF (12), mereka adalah suami istri dan anak, yang berasal dari Jakarta Timur.

Saat pertama dijemput oleh petugas, pihak keluarga sempat menolak untuk dibawa ke tempat penanganan medis.

Keberadaan mereka di Kecamatan Meureubo tersebut sebelumnya dilaporkan oleh keuchik setempat guna dilakukan rapid test, sebab mereka baru datang dari Jakarta, sehingga pada Minggu (27/7/2020) dilakukan rapid test dan pada Senin (27/7/2020) dilakukan tes swab.

Dari hasil tes swab yang keluar pada Jumat (31/7/2020) keempat orang itu positif terpapar corona, saat menjelang siang pihak gugus tugas sempat gagal membawa mereka ke tempat penanganan, karena pihak keluarga menolak hasil swab tersebut.

Mereka tidak percaya akan hal tersebut, dan pihak keluarga pasien menyerah dan bersedia dirawat pada malam hari setelah aparat keamanan ikut serta dalam upaya membawa pasien ke rumah sakit.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved