Kapal Pemkab Singkil Dibakar
Dinas Perikanan Minta Pemilik KM Inka Mina yang Diduga Dibakar OTK Lapor Polisi
"Kami sudah terima laporan, dan mengarahkan KUB Sa'adah lapor polisi," kata Saiful Umar.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
"Kami sudah terima laporan, dan mengarahkan KUB Sa'adah lapor polisi," kata Saiful Umar.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kapal Motor (KM) Inka Mina diduga dibakar orang tidak kenal (OTK) di pinggir laut dekat muara sungai Singkil, Aceh Singkil, Selasa (4/8/2020) sore.
Dugaan kapal sengaja dibakar OTK disampaikan Kapolres Aceh Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja melalui Kapolsek Singkil, Iptu Astani.
Untuk memastikan Iptu Astani mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
"Diduga sementara dibakar OTK," kata Iptu Astani.
Kapal yang dibakar merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sa'adah Singkil.
Namun, proses hibahnya dilakukan melalui Dinas Perikanan Aceh Singkil.
• Jaksa Tahan Dua PNS, Tersangka Korupsi Proyek Fiktif
Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Saiful Umar saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020) mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kejadian kebakaran KM Inka Mina dari KUB Sa'adah Singkil yang merupakan pemilik kapal.
Terkait hal itu menurut Saiful, dirinya sudah mengarahkan KUB Sa'adah agar membuat laporan polisi.
Sehingga pelakukanya terungkap.
"Kami sudah terima laporan, dan mengarahkan KUB Sa'adah lapor polisi," kata Saiful Umar.
Sementara itu, kapal yang diduga dibakar OTK merupakan KM Inka Mina 02.
Sejak awal kedatangannya, kapal jenis penangkap ikan tersebut langsung dihibahkan kepada pihak ketiga.
Belakangan, kapal kandas dan dibiarkan.
• RSUD Nagan Raya Layani Pasien asal Abdya, Dampak RSUD-TP Tutup
Lantaran dibiarkan, Dinas Perikanan Aceh Singkil, meminta pemilik yang menerima hibah pertama menyelamatkannya.
Namun, tidak juga dilakukan hingga bertahun-tahun.
Setelah dilakukan musyawarah, akhirnya pemilik pertama mengembalikan ke Dinas Perikanan.
Selanjutnya sekitar sebulan lalu, Dinas Perikanan menghibahkan kepada KUB Sa'adah dengan kesepakatan segera ditarik dari lokasi kandas untuk dimanfaatkan.
Sayang, sebelum dilakukan keburu terbakar.
"Karena dibiarkan saja, kami panggil pengelola pertama lalu dikembalikan ke Diskan. Kemudian sekitar sebulan lalu dihibahkan ke KUB Sa'adah," ujarnya.
Sebelum terbakar kapal tersebut, posisinya terdampar tiga tahun lalu sekitar 100 meter dari pinggir laut dekat muara Sungai Singkil.
Titik api kebakaran berasal dari bagian belakang tempat ruang mesin berada.
Lalu menjalar ke arah depan.
Asap dari kebakaran kapal, mengepul tinggi ke angkasa.
Hingga terlihat jelas dari dekat pelabuhan Jembatan Tinggi Pulo Sarok.
Untuk memastikan, Serambinews.com bersama personel Polsek Singkil, menuju lokasi menggunakan speedboat.
Butuh waktu sekitar 20 menit menuju ke dekat lokasi melalui sungai.
Setelah itu, berjalan kaki sekitar 10 menit menuju lokasi.
Awalnya, kapal terdampar dekat dengan laut.
Sehingga terlihat jelas ketika melintas dalam pelayaran Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya.
Seiring berjalan waktu, sekeliling kapal ditumbuhi cemara.
Kondisi itu menyebabkan, kapal tak terlihat dari kejauh.
Saat terbakar pun, dari kejauhan hanya terlihat asapnya ke langit. (*)
• VIDEO - Rekaman CCTV Pembantu Rumah Tangga Masukkan Masker ke Dalam Celana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/km-inka-mina-diduga-dibakar-otk-di-pinggir-laut-dekat-muara-sungai-singkil.jpg)