Breaking News:

Video

VIDEO - Musuh Bebuyutan, Israel Bantah Terlibat Dalam Ledakan di Beirut

Israel menyatakan, mereka sama sekali tidak ada kaitannya dengan ledakan di ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa (4/8).

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Israel menyatakan, mereka sama sekali tidak ada kaitannya dengan ledakan di ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa (4/8).

Sebanyak 100 orang tewas dengan lebih dari 4.000 lainnya terluka ketika dua ledakan terjadi di kawasan pelabuhan Selasa waktu setempat.

"Israel tidak kaitannya sama sekali dengan insiden ini," terang salah satu pejabat yang tidak ingin diungkap identitasnya, dikutip Reuters Rabu (5/8/2020).

Tel Aviv melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sudah meminta dewan keamanan berkontak dengan Utusan PBB di Timur Tengah, Nickolay Mladenov.

Tujuannya, mereka ingin mencari tahu bagaimana Israel bisa menyalurkan bantuan kemanusiana kepada Lebanon atas ledakan itu.

Lebanon dan Israel bisa dikatakan sebagai musuh bebuyutan, di mana mereka kali terakhir terlibat perang adalah pada 2006.

Sebelum insiden, ketegangan di antara dua negara meningkat setelah Tel Aviv menuding Hezbollah melakukan penyusupan ke wilayahnya.

Dalam klaimnya, Tel Aviv menerangkan kelompok paramiliter yang menguasai Lebanon tersebut mengirim anggotanya melintasi "Garis Biru" yang ditetapkan PBB.

Penulis: Habibi
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved