Rabu, 3 Juni 2026

Aceh Besar Lawan Covid 19

Bupati: Menghentikan Penyebaran Covid-19 Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Mawardi juga mengingatkan, agar masyarakat Aceh Besar tidak membuat acara keramaian dan berada di kerumunan orang ramai.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali. 

Laporan Muhammad nasir I Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali mengajak seluruh elemen masyarakat kabupaten tersebut supaya dapat berpartisipasi dalam menghentikan penyebaran virus corona.

Ia mengajak masyarakat bertanggung jawab dalam memutuskan mata rantai penyebarannya.

“Virus ini tidak mungkin dihentikan hanya oleh pemerintah saja, bahkan pemerintah negara maju pun tidak sanggung mengatasi covid-19, kalau tidak bersama-sama dengan masyarakat. Oleh karena itu marilah kita jadikan penghentian penyebaran virus ini sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Mawardi Ali, Jumat (/8/2020)! .

Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir jumlah orang yang positif covid-10 di Aceh Besar terus mengalami peningkatan tajam. Bahkan sudah ada sejumlah korban yang meninggal dunia.

Ia mengajak masyarakat bertanggung jawab untuk keselamatan diri sendiri, bertanggung jawab terhadap keluarga, dan bertanggung jawab terhadap tempat kerja/tempat usaha yang dijalankan.

Bupati Mawardi juga mengajak masyarakat Aceh Besar untuk berdoa, semoga ujian cepat diangkat oleh Allah SWT dan menjadikan daerah tersebut bersih dari virus hingga berstatus kembali sebagai daerah hijau. Lalu menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT.

“Karena dengan itulah doa kita diterima-Nya,” ujarnya.

Namun, kata ketua PMI Aceh Besar ini, yang paling penting adalah usaha dari masyarakat untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Usaha tersebut diwujudkan dengan memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak/tidak melakukan kontak dengan siapapun, baik orang dikenal maupun yang tidak dikenal.

Viral Ikan Arapaima Sebesar Manusia Mati dengan Kondisi Hamil, Perut Terlilit Sampah Plastik

Keluarga Pasien Reaktif Covid-19 asal Panga Pertanyakan Hasil Swab, Sudah 10 Hari belum juga Keluar

“Karena virus ini tidak kasat mata, jadi orang yang terlihat sehat bisa saja dia sudah bervirus, begitu juga dengan kita sendiri,” ujar mantan anggota DPRA ini.

Mawardi juga mengingatkan, agar masyarakat Aceh Besar tidak membuat acara keramaian dan berada di kerumunan orang ramai.

Ia meminta masyarakatnya agar menghindari keramaian agar virus ini tidak terus tersebar.

Ia meminta masyarakat tidak meremehkan Covid-19, apalagi tidak percaya. Karena secara nyata duna sudah sangat takut terhadap virus ini, bahkan haji yang sangat sakral saja sudah ditiadakan.

Kondisi ini tentu membuktikan jika virus ini ada.

Namun ia juga mengingatkan masyarakt supaya tidak panik dan ketakutan berlebihan, mereka cukup patuh terhadap peraturan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ujar Mawardi Ali dalam video yang diposting di instagram pribadinya.(HAB/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved