Breaking News:

Pacuan Kuda Tradisional

Dampak Pandemi Covid-19, Even Pacuan Kuda Tradisional HUT RI di Takengon Dipastikan Tertunda

Selain even pacuan kuda, beberapa agenda lain dalam mengisi Hari Kemerdekaan RI juga ditiadakan untuk sementara.

for Serambinews.com
Lima orang joki cilik memacu kuda pada event pacuan kuda tradisional yang diselenggarakan di Lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, beberapa waktu lalu. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS. COM, TAKENGON – Even pacuan kuda tradisional dalam rangka HUT ke-75 Republik Indonesia di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dipastikan tertunda lantaran Covid-19

Pacuan kuda merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun di Aceh Tengah dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Takengon di bulan Pebruari dan HUT RI di bulan Agustus. 

Namun untuk tahun ini, pacuan kuda di bulan Agustus 2020, jadwal pelaksanaanya ditunda mengingat adanya penyebaran Covid-19 di daerah itu. Bahkan untuk beberapa agenda lain dalam mengisi hari kemerdekaan juga ditiadakan untuk sementara. 

Pacuan kuda yang sudah menjadi pesta rakyat tahunan itu, diikuti peserta dari tiga kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Bahkan dua tahun terakhir,  Aceh Besar dan Aceh Tenggara juga mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti even tersebut. 

Kadisparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka kepada Serambinews.com, Jumat (7/8/2020) mengatakan, pacuan kuda tradisional ditunda pelaksanaanya karena kondisi masih belum memungkinkan untuk melaksanakan even di saat pandemi.

“Apalagi beberapa hari terakhir, sudah ada warga yang positif Covid-19, sehingga belum memungkinkan bila dilaksanakan pacuan kuda, dalam artian ditunda pelaksanaannya,” kata Jumadil Enka. 

Menurut Jumadil Enka, kalender event untuk Aceh Tengah di tahun 2020, sebagian besar ditunda pelaksanaannya termasuk salah satunya pacuan kuda tradisional di bulan Agustus dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 RI.

“Setiap pelaksanaan pacuan kuda, sudah pasti akan mengundang orang banyak, sehingga sangat beresiko di masa pandemi ini. Dan akan sangat sulit menerapkan sosial distancing di arena pacuan kuda karena padatnya para pengunjung, ” ujarnya. 

Dia menyebutkan, untuk kalender even di masa pandemi Covid-19, ditunda pelaksanaannya, tetapi untuk peningkatan sumber daya seperti pembekalan pembekalan serta pelatihan terkait pariwisata masih bisa dilakukan. “Tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Disperindagkop dan UKM Langsa Buka Kesempatan Bantuan Modal Untuk Usaha Mikro, Ini Syaratnya

Peristiwa Langka! Dompet Pria Ini Kembali Ditemukan Setelah 14 Tahun Hilang

Positif Covid-19, Calon Taruni Akpol Gugur Seleksi, tapi Hasil Swab Mandiri Negatif, Kisahnya Viral

Kepala Disdukcapil Pidie Meninggal Dunia, Ini yang Sempat Dialami Almarhum

Penulis: Mahyadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved