Breaking News:

Berita Aceh Besar

Lampu Penerangan Jalan di Aceh Besar tak Terurus, Jalan Raya Gelap Gulita

Jalan raya di sejumlah kawasan di Aceh Besar gelap gulita dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas di malam hari.

For Serambinews.com
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Besar, Drs Iskandar MSI. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Lampu Penerangan Jalan umum (PJU) di lintasan Jalan Nasional Soekarno Hatta- Simpang Lambaro, Ingin Jaya-Lambaro,  Blangbintang, Simpang Aneuk Galong- Cotgoh, Aneuk Galong- Lambaro, Seulimeum-Lambaro dan daerah lainnya di Kabupaten Aceh Besar, tak terurus. 

Lampu Jalan atau PJU sistem otomatis dan lampu tenaga surya tersebut sangat minim yang menyala pada malam hari sehingga jalan raya menjadi gelap gulita dan rawan sekali terjadinya kecelakaan berlalu lintas.

Seorang pengendara sepeda motor, Ikhwan, kepada Serambinews.com,  Jumat (7/8/2020) mengatakan, lampu jalan sudah setahun lebih banyak yang padam akibat rusak karena tak terurus.

Sehingga jalan raya menjadi gelap gulita dan rawan sekali terjadinya kecelakaan berlalu lintas di lintasan jalan Nasional tersebut. 

Kata dia, lampu jalan Cotgoh menuju Simpang Anuek Galong, Pagar Air- Lambaro, Simpang Anuek Galong, Lampu PJU di lintasan menuju  Bandara SIM Blang Bintang serta daerah lainnya.

Lampu Jalan ini mati sudah lama dan kurang diperhatikan Pemerintah. Padahal, lampu jalan ini menunjukan keindahan memasuki Kota Banda Aceh,  Aceh Besar dan untuk menghindari terjadinya kecelakaan berlalu lintas dan tindak kriminalitas lainnya.

Hal lain diutarakan, Wati. Menurut dia,  mereka sering melintas di jalan Blang Bintang menuju Lambaro dan Banda Aceh cukup banyak lampu jalan yang padam alias mati karena kurangnya perhatian dan lampu PJU ini padam sebelum terjadinya pandemi virus corona (covid-19).

Mereka berharap Pemerintah Aceh dan Pemkab segera memperbaiki dan menyalakan lampu PJU di lintasan Banda Aceh- Aceh Besar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar MSI, mengatakan, Pemkab Aceh Besar ada menganggarkan dana rutin untuk pemeliharaan lampu jalan.

Namun, karena situasi Aceh Besar dilanda Covid-19, sehingga anggaran dialihkan untuk menangani Covid-19 di Aceh Besar.

Menurut dia, ada juga beberapa lampu jalan yang mati diperbaiki dan lampu jalan banyak sekali memang tidak menyala seperti jalan Soekarno-Hatta, Lambaro dan daerah lainnya.

Menurut Sekda, lampu jalan itu sebenarnya sangat penting untuk menghindari terjadinya kecelakaan berlalu lintas dan kriminalitas.

Namun, anggaran rutin lampu jalan di Dishub Aceh Besar tersebut dialihkan dana refocusing untuk penanganan virus corona di Aceh Besar.(*)

Malam Ini Juventus Vs Olympique Lyon, Menanti Kembali Tuah Ronaldo di Allianz Stadium

Ledakan di Beirut, Ini Dampak yang Akan Terjadi Jika Bom Atom Dijatuhkan di Jakarta pada Hari Ini

Klub Liga Inggris Setujui Perubahan Video Assistant Referee (VAR) untuk Musim 2020-2021

Ledakan Dahsyat Beirut, Bea Cukai India Peringatkan Pemerintah Bahan Peledak di Pelabuhan Chennai

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved