Kamis, 28 Mei 2026

Berita Banda Aceh

BMKG Prediksi Angin Kencang hingga September 2020

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang memprediksikan angin kencang yang terjadi saat...

Tayang:
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Jalimin
FOR SERAMBINEWS.COM
Zakaria Ahmad, Kasie Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang memprediksikan angin kencang yang terjadi saat ini di Aceh akan berlangsung hingga September 2020.

Hal itu karena secara musim sejak Mei 2020, Aceh sudah memasuki musim angin barat sehingga kecepatan anginnya meningkat.

“Kecepatan angin rata-rata maksimum antara 10-40 km/jam, ini belum termasuk dalam kategori badai atau ekstrim. Kita memprediksikan angin kencang sampai September,” kata Kasie Data Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad SE kepada Serambinews.com, Sabtu (8/8/2020).

Ia menyebutkan kecepatan angin mulai meningkat sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Zakaria juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap kebakaran hutan, terutama untuk wilayah Aceh Besar, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara.

“Itu wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dalam dua atau tiga hari ini,” sebutnya.

Sementara untuk nelayan memasuki angin kencang maka ombak laut juga masih tinggi. Tinggi gelombang untuk barat selatan bisa mencapai 2-4 meter, mulai dari Aceh Jaya hingga Singkil.

Selanjutnya dikatakan Zakaria, untuk wilayah Samudera Hindia bagian barat aceh, sebelah selatan agak ke tengah tinggi ombak 2-5 meter.

Sedangkan penyeberangan Sabang- Banda Aceh tinggi ombak antara 1-3 meter, begitu juga untuk pesisir utara Sabang 1-3 meter. Kemudian untuk Selat Malaka bagian utara 1,25- 2,5 meter.

“Yang masih aman itu pesisir utara timur dari Sigli sampai Aceh Tamiang, kita perkirakan tinggi ombak 0,5 hingga 1,5 meter,” sebutnya.

Menurut Zakaria, bagi nelayan dengan tinggi ombak tersebut belum aman untuk melaut. Namun pihaknya akan terus memberikan informasi selanjutnya selama tiga hari ke depan.

“Kalau untuk Banda Aceh- Sabang itu waspada. Mungkin pagi hari masih bisa berlayar, tapi siang hari lihat situasi dulu sebelum berlayar,” kata Zakaria.(*)

Di Aceh Besar, 135 Orang Positif Covid-19, Warga Diminta Waspadai Transmisi Lokal Penyebaran Covid

Minggu Depan, Gaji 13 ASN Pemkab Aceh Besar Diproses, Ini Penjelasan Sekda, Drs Iskandar MSi

Iwan Bule: Pemusatan Latihan Timnas Indonesia di Jakarta Digelar Sampai 15 Agustus

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved