Sabtu, 30 Mei 2026

Setelah Iran & China, Kini Korea Utara Beri Peringatan Perang Nuklir ke AS

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengirimkan peringatan nuklir kepada AS. Peringatan ini disampaikan oleh Profesor James Hoare

Tayang:
Editor: Amirullah
AFP/KCNA VIA KNS
Gambar yang diambil pada 24 Agustus 2019 dan dirilis 25 Agustus oleh kantor berita Korea Utara 9KCNA) memperlihatkan Pemimpin Korut kim Jong Un merayakan uji coba senjata peluncur roket berukuran besar di lokasi yang tidak diketahui.(AFP/KCNA VIA KNS) 

SERAMBINEWS.COM - Ada beberapa negara yang sudah memberi peringatan perang terhadap Amerika Serikat (AS).

Ada Iran yang terjadi karena serangan rudal yang tewas salah satu jenderal mereka.

Ada juga China yang dikarenakan konflik di Laut China Selatan.

Nah, kini bertambah satu negara yang memberi peringatan pada AS. Mereka adalah Korea Utara.

Dilansir dari express.co.uk pada Sabtu (8/8/2020), Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengirimkan peringatan nuklir kepada AS.

Peringatan ini disampaikan oleh Profesor James Hoare dari School of Oriental and Asian Studies (SOAS) di London.

James berbicara seperti itu setelah analisis yang diterbitkan di situs web 38 North oleh Markus V Garlauskas, mantan Pejabat Intelijen Nasional AS untuk Korea Utara.

Cek Rekening,Gaji ke-13 PNS Cair Mulai Senin

Militer China Kembali Luncurkan Rudal DF-26 Penghancur Kapal Induk AS, Donald Trump Dibikin Gemetar

Mengejutkan! Kapten Ungkap Niat Busuk Majikannya, Sengaja Belokkan Kapalnya Agar Ditahan di Beirut

Dari analisis itu, Garlauskas melihat Ri Pyong Chol, mantan komandan Angkatan Udara Tentara Rakyat Korea, yang sekarang merupakan tangan kanan Kim Jong-un, sedang duduk di sebelah Kim dalam pertemuan tertutup di Pusat Komisi Militer (CMC) pada 18 Juli.

Hoare mengatakan, "Kita harus berhati-hati."

"Korea Utara tidak sekaku seperti Uni Soviet dulu jika terkait masalah nuklir."

"Jika ada perubahan kebijakan yang tiba-tiba, Ri mungkin akan menghilang untuk mempersiapkan militer."

"Tapi untuk saat ini, militer tampaknya akan bersiaga pada bulan ini."

Hoare menambahkan, mungkin pertemuan tertutup itu terkait keamanan dalam negeri. Namun siapa yang tahu bahwa ini mungkin masalah internasional.

"Secara pribadi, saya pikir ini mereka ingin menunjukkan bahwa Korea Utara sekarang dengan serius karena itu adalah tenaga nuklir."

Ledakan Dahsyat Beirut, Aktris Nadine Njeim Jalani Operasi 6 Jam, Badan Berlumuran Darah

Mudah, Ini Syarat-syarat untuk Dapat Bantuan Rp 600 Ribu bagi Pekerja Gaji di Bawah Rp 5 Juta

"Jadi bisa saja itu pesan tersirat untuk calon presiden AS."

Selama artikelnya, Garlauskas juga memuat gambar Kim tengah memeluk Ri setelah uji coba rudal yang berhasil pada tahun 2016 lalu.

Tidak heran kehadiran Garlauskas bisa menyiratkan bahwa Korea Utara mungkin tengah membuat rencana untuk lebih banyak melakukan tes rudal.

"Sejak Januari, rezim Kim Jong-un telah secara terbuka mengisyaratkan niatnya untuk tidak hanya terus memproduksi sistem senjata strategis yang ada, tetapi untuk mengungkap dan menguji yang baru."

"Dan kebangkitan Ri Pyong Chol pada saat yang sama memperkuat bahwa ini lebih dari sekadar retorika."

"Promosi Ri bisa menunjukkan bahwa Korea Utara siap mendorong produksi, pengembangan, dan pengujian senjata strategis."

Pada awal pekan ini, sebuah laporan PBB yang bocor menunjukkan bahwa Korea Utara sedang bersiap untuk mengerahkan perangkat nuklir miniatur di hulu ledak rudal balistiknya.

Seminggu sebelumnya, Kim Jong-un membual tentang daya tembak luar biasa yang dia miliki di ujung jarinya.

Dia mengatakan hal itu kepada para veteran yang berkumpul untuk upacara yang menandai peringatan 67 tahun berakhirnya Perang Korea.

"Sekarang, kita telah berubah menjadi negara yang dapat mempertahankan diri dengan andal dan teguh terhadap tekanan intensitas tinggi dan ancaman militer dan pemerasan oleh kaum reaksioner imperialistik dan kekuatan musuh."

"Tidak akan ada perang di tanah ini lagi dan keamanan nasional serta masa depan kami akan dijamin dengan tegas dan permanen."

"Karena penangkal nuklir pertahanan diri kami yang andal dan efektif," jelas Kim Jong-un.

artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Waspada Perang Dunia 3! Setelah Iran dan China, Korea Utara Beri Peringatan Perang Nuklir ke AS, Kim Jong-un Membual Punya Daya Tembak Luar Biasa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved